
KALSELBABUSALAM.COM
Banjarmasin – Langit cerah Jumat pagi di kawasan Siring Nol Kilometer menjadi saksi sebuah momen mengharukan. Mobil Senyum Polsek Banjarmasin Tengah kembali turun ke jalan, membawa semangat berbagi lewat program Jumat Berkah. Dengan sajian makan gratis, program ini tak hanya menghapus lapar, tetapi juga menorehkan kebahagiaan di hati ratusan warga.
Puluhan orang dari berbagai kalangan berkerumun di sekitar lokasi, menyambut antusias hidangan prasmanan yang disediakan secara cuma-cuma. Sebanyak lebih dari 100 porsi makanan telah disiapkan dengan cinta, hasil gotong royong dari para dermawan.
“Kami ingin hadir di setiap sudut kota, memastikan semua warga, tanpa terkecuali, bisa merasakan berkah ini,” ungkap Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Eka Saprianto, S.I.K., sambil tersenyum penuh makna.
Uniknya, program ini sengaja memilih lokasi yang berbeda setiap pekan. Kali ini, giliran kawasan Siring Nol Kilometer yang menjadi saksi kebahagiaan sederhana namun mendalam. Sebelumnya, program serupa sukses menyapa warga di sekitar Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
Bukan hanya soal makanan, inisiatif ini juga membawa pesan besar: kebersamaan dan kepedulian adalah kunci harmoni masyarakat. Dengan melibatkan donasi publik, program ini terbukti menjadi jembatan yang menyatukan hati warga, sekaligus menggerakkan jiwa sosial mereka.
“Kami membuka pintu bagi siapa saja yang ingin berkontribusi. Harapannya, program ini bisa terus hadir setiap minggu dan menjangkau lebih banyak warga,” ujar Kompol Eka penuh harap.
Di tengah hiruk pikuk pagi itu, suasana penuh kehangatan tercipta. Anak-anak tersenyum, para pekerja harian meluangkan waktu sejenak, dan para orang tua saling berbagi cerita sambil menikmati hidangan. Bagi sebagian orang, inisiatif kecil seperti ini mampu menjadi pelipur lara, menghapus sementara kekhawatiran akan kebutuhan hidup sehari-hari.
Program Jumat Berkah ini tak hanya menjadi agenda sosial, tetapi juga simbol solidaritas kota. Dengan menyebar kebahagiaan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, Polsek Banjarmasin Tengah berhasil menunjukkan bahwa setiap sudut kota memiliki cerita dan kebutuhan yang tak boleh diabaikan.
Kapolsek Banjarmasin Tengah berharap, program ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Mobil Senyum diharapkan mampu menyapa lebih banyak warga di pekan-pekan mendatang, menyebarkan pesan sederhana: bahwa kebaikan tak pernah gagal menyentuh hati manusia.
Bagi masyarakat Banjarmasin Tengah, mobil ini bukan sekadar kendaraan biasa. Ia adalah simbol harapan, kebahagiaan, dan pengingat bahwa mereka tidak pernah sendiri.(Ainah)
(Humas)










