BURSA Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,35 persen dalam sepekan. IHSG ditutup di level 7.634 pada perdagangan Jumat, 17 April 2026. Sementara pada pekan sebelumnya, IHSG ditutup di level 7.458.

“Data perdagangan saham di PT Bursa Efek Indonesia selama periode 13—17 April 2026 ditutup pada zona positif,” ucap Pelaksana harian Sekretaris Perusahaan BEI Valentina Simon dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu, 18 April 2026. Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian pekan ini, yaitu sebesar 33,12 persen menjadi 42,98 miliar lembar saham dari 32,28 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat menjadi 2,72 juta kali transaksi dari 2,05 juta kali transaksi pada pekan lalu. Jumlah itu meningkat 33,12 persen dari pekan sebelumnya. Kemudian, rata-rata nilai transaksi harian meningkat 15,46 persen. Rata-rata nilai transaksi harian meningkat menjadi Rp 20,36 triliun dari Rp 17,32 triliun pada pekan sebelumnya.

Adapun kapitalisasi pasar BEI meningkat sebesar 3,38 persen menjadi Rp 13.635 triliun dari Rp 13.189 triliun pada pekan sebelumnya. Sementara itu, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp 931,61 miliar pada Jumat, 17 April 2026. Jika diakumulasi sepanjang tahun ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 39,86 triliun.

Di sisi lain, rupiah anjlok ke level terlemah pada penutupan perdagangan akhir pekan ini. Nilai tukar rupiah ditutup pada level Rp 17.188 per dolar Amerika Serikat atau merosot 50 poin pada Jumat sore, 17 April 2026.

Pilihan Editor: Strategi BI dan Pemerintah Menahan Pelemahan Rupiah

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.