
KalselBabusalam.com – Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan sengit ini berlangsung di Stadion Internasional Banten, Serang, pada Senin (20/4/2026).
Meskipun gagal meraih kemenangan penuh, posisi Persib Bandung di puncak klasemen sementara masih tetap kokoh. Tim berjuluk Pangeran Biru itu kini mengumpulkan 65 poin, unggul tipis dua angka dari Borneo FC yang terus menempel ketat di peringkat kedua. Situasi ini semakin memanaskan persaingan di papan atas menjelang berakhirnya kompetisi, menjadikan perburuan gelar juara musim ini semakin menarik perhatian.
Menanggapi hasil imbang tersebut, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, segera meminta seluruh anak asuhnya untuk tidak terlalu larut dalam kekecewaan. Menurut pelatih asal Kroasia berusia 54 tahun itu, menjaga ketenangan dan fokus adalah kunci utama dalam menghadapi sisa pertandingan krusial musim ini.
Bojan Hodak menilai bahwa tekanan di papan atas klasemen merupakan dinamika yang wajar dalam sepak bola profesional. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya bagi para pemain untuk tetap percaya diri dan terus konsisten menjalankan strategi permainan yang telah dibangun sepanjang musim. “Pada akhirnya, kami harus tenang dan fokus terhadap permainan yang kami miliki,” ujar Bojan Hodak, dilansir dari persib.co.id.
Fokus Persib Bandung kini sepenuhnya beralih ke laga berikutnya yang tak kalah penting. Mereka dijadwalkan akan menjamu Arema FC dalam laga kandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4/2026). Pertandingan ini diprediksi akan menjadi penentu krusial dalam upaya Pangeran Biru mempertahankan posisinya di puncak klasemen.
Bojan Hodak sangat berharap dukungan penuh dari bobotoh kembali memadati GBLA. Ia meyakini bahwa atmosfer stadion yang dipenuhi ribuan suporter setia selalu memberikan energi ekstra dan menjadi keuntungan besar bagi tim saat berlaga di kandang.
Pelatih berpengalaman itu menambahkan bahwa lawan seringkali merasakan tekanan berat saat bermain di GBLA dengan gemuruh dukungan bobotoh. Kondisi ini diharapkan dapat kembali menjadi faktor penentu untuk meraih hasil maksimal saat menjamu Arema FC. “Di stadion kami, terutama jika terisi penuh, menjadi hal yang tidak mudah bagi lawan untuk bermain. Jadi, di sana jugalah kami akan mendapat tenaga tambahan,” tegasnya.
Dengan ketatnya persaingan di Super League 2025/2026, Persib Bandung dituntut untuk tampil konsisten dan tanpa cela di setiap pertandingan yang tersisa. Tambahan tiga poin penuh saat menghadapi Arema FC nanti bisa menjadi langkah vital dalam menjaga asa Persib untuk meraih gelar juara musim ini.











