
Semen Padang takluk 0-2 saat menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan Super League di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (20/4). Kekalahan ini membawa Semen Padang masih di zona degradasi.
Saat ini, Semen Padang berada di posisi ke 17 klasemen sementara Super League dengan raihan 20 poin. Mereka terpaut empat poin dari Madura United yang berada di posisi ke 15 atau zona aman degradasi.
Super League hanya memiliki 6 pekan tersisa. Mampukah ‘Laskar Sapeh Kerab’ tetap berada divisi tertinggi sepak bola Indonesia?
Jalannya pertandingan Semen Padang vs Persijap Jepara

Persijap tampil impresif di babak pertama. Meski, tampil di kandang tuan rumah, Persijap justru mampu mendominasi jalannya laga. Semen Padang nampak kesulitan di kandang sendiri.
Persijap mampu buka keunggulan di menit ke-37′. Rendi Saepul berhasil catatkan namanya di papan skor, usai berhasil jebol gawang Semen Padang lewat sontekannya.
Wasit beri hadiah penalti kepada Persijap menjelang turun minum. Bek Semen Padang, Diarra, dianggap menjegal pemain Persijap, Guarrotxena.
Franca yang maju sebagai eksekutor bagi Persijap, mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Persijap pun unggul 2-0 pada jeda turun minum.
Semen Padang coba tampil lebih agresif di babak kedua. Mereka berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan. Namun, tak ada satu pun peluang mereka yang berbuah gol hingga ke tengah babak kedua.
Persijap banyak mengandalkan serangan balik di babak kedua. Mereka beberapa kali punya peluang emas, mengancam serius pertahanan Semen Padang.
Peluit panjang tanda akhir pertandingan berbunyi, tak ada gol tercipta di babak kedua baik dari kedua tim. Alhasil, Persijap keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-0.










