
BALANGAN — KALSELBABUSALAM.COM Operasi pemberantasan penyakit masyarakat bertajuk Ops Sikat Intan 2026 kembali memakan korban. Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Balangan meringkus dua pemuda yang diduga pengguna narkotika jenis sabu di Kelurahan Batupiring, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Senin, 23 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WITA.
Kedua pria yang diamankan berinisial ITAM dan DAYAT. Mereka ditangkap saat berboncengan sepeda motor dan berhenti di pinggir jalan kawasan Batupiring. Petugas yang telah melakukan penyelidikan sebelumnya langsung melakukan penyergapan dan penggeledahan di lokasi.
Penangkapan ini, menurut polisi, bermula dari informasi masyarakat yang resah terhadap aktivitas keduanya yang disinyalir kerap menggunakan narkotika. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan profiling terhadap identitas target.
Pada hari penindakan, petugas mendapati ITAM dan DAYAT tengah melintas menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam bernomor polisi DA 2615 YR. Saat keduanya berhenti di tepi jalan, aparat bergerak cepat agar tidak kehilangan momentum.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket serbuk kristal yang diduga sabu, dibungkus plastik klip bening. Barang haram itu disembunyikan dalam kondisi dilakban pada kap depan motor, tepat di bawah lampu utama.
Selain satu paket sabu, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku sebagai barang bukti.
Di hadapan petugas, ITAM dan DAYAT mengakui bahwa paket sabu tersebut adalah milik mereka dan rencananya akan kembali digunakan. Keduanya kini diamankan di Mapolres Balangan untuk proses penyidikan lebih lanjut, termasuk pengembangan guna mengungkap kemungkinan jaringan di atasnya.
Kapolres Balangan AKBP Dr.Yilianor Abdi melalui Kasat Resnarkoba menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Balangan, terlebih selama pelaksanaan Ops Sikat Intan 2026 berlangsung.
“Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba. Kami akan terus melakukan penindakan dan pengembangan untuk memutus mata rantai peredaran gelap di wilayah Balangan,” tegasnya.
Operasi ini menjadi bagian dari upaya preventif dan represif kepolisian dalam menekan peredaran narkotika yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda di daerah tersebut.










