
KalselBabusalam.com – Beberapa pemain bertahan tim nasional Indonesia kembali menunjukkan performa yang mengesankan di kancah sepak bola Eropa dan Asia. Penampilan gemilang mereka berhasil mencuri perhatian, baik melalui aksi penyelamatan krusial maupun kontribusi penting lainnya bagi klub masing-masing.
Sorotan pertama tertuju pada dua bek tangguh yang berlaga di Serie A Italia: Emil Audero bersama Cremonese dan Jay Idzes yang membela Sassuolo. Keduanya tampil penuh dan berperan krusial dalam menjaga gawang timnya tetap perawan, alias mencatatkan cleansheet pada pertandingan terakhir mereka.
Jay Idzes, bek tengah andalan, sukses membantu Sassuolo meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lazio pada 14 September 2025. Penampilannya yang solid di lini belakang menjadi kunci keberhasilan timnya mengamankan tiga poin penting. Sehari berselang, pada 15 September 2025, Emil Audero juga tak kalah impresif. Penjaga gawang berdarah Indonesia ini menunjukkan kualitasnya saat Cremonese bertandang ke markas Verona.
Meskipun Cremonese hanya mampu membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 0-0, performa Emil Audero dalam pertandingan tersebut patut diacungi jempol. Ia sukses melakukan berbagai penyelamatan gemilang yang menjaga gawangnya tetap aman dari kebobolan. Tak heran, penampilan ciamik Audero membuatnya masuk dalam daftar starting line-up terbaik pekan ketiga Serie A musim 2025-2026, sebuah pengakuan atas kontribusi luar biasanya.

Zainudin Amali Mundur dari Menpora demi Jabatan Waketum PSSI, Erick Thohir Juga Harus Lepaskan Posisi Ketum PSSI?
Bergeser ke kancah Asia, dua pemain timnas Indonesia lainnya, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh, juga menorehkan prestasi membanggakan. Keduanya yang kini memperkuat klub asal Thailand, Buriram United, sukses mengantarkan timnya meraih kemenangan pada laga perdana Liga Champions Asia musim 2025-2026. Buriram United berhasil menundukkan wakil Malaysia, Johor Darul Takzim, dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang digelar pada Selasa, 16 September 2025. Kontribusi kedua bek ini sangat terasa dalam mengamankan kemenangan penting tersebut.
Namun, tidak semua bek timnas Indonesia beruntung. Nasib kurang mengenakkan justru dialami oleh Mees Hilgers. Masa depan bek muda ini di klubnya, FC Twente, kini tengah diliputi ketidakpastian dan menjadi tanda tanya besar.
Erick Thohir Janjikan Nama Baru Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Malah Potensi Tinggalkan PSSI?
Kabar terbaru menyebutkan bahwa pihak FC Twente memberikan ultimatum kepada Mees Hilgers. Klub mengancam tidak akan memberinya kesempatan bermain apabila sang pemain tidak bersedia memperpanjang kontraknya. Situasi pelik ini diungkapkan langsung oleh Direktur Teknik FC Twente, Jan Streuer.
“Hilgers belum pergi, jadi dia masih di sini. Kami sedang dalam pembicaraan dengannya sekarang, dan kami berharap bisa segera mendapatkan kejelasan,” ujar Jan Streuer, dilansir dari pernyataannya. Ia menambahkan, “Begini, kontraknya habis akhir tahun. Kami tidak ingin merugikan pemain yang sudah kami investasikan dengan tidak membiarkan mereka bermain, sementara membiarkan pemain yang kontraknya habis bermain. Jadi, itu pilihan yang jelas.”
Streuer melanjutkan penjelasannya mengenai kebijakan klub. “Kami juga sudah mengomunikasikan kepada para pemain bahwa beginilah situasinya. Namun, jika dia memperpanjang kontrak, maka dia kembali menjadi bagian dari tim. Singkatnya, tidak menandatangani kontrak berarti tidak bermain. Kami lebih memilih pemain yang sudah kami investasikan dan yang masih memiliki kontrak yang berlaku,” tegasnya, menegaskan posisi klub yang tidak akan berkompromi.











