KalselBabusalam.comKONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), emiten terkemuka di sektor ritel, menunjukkan kinerja yang impresif pada kuartal I-2026 dengan membukukan kenaikan signifikan baik pada penjualan bersih maupun laba. Pencapaian ini mengukuhkan posisi ACES sebagai pemain kuat yang mampu beradaptasi dan bertumbuh di tengah dinamika pasar.

Melansir laporan keuangan perusahaan yang dirilis pada Kamis (30/4/2026), ACES berhasil mencatat penjualan bersih sebesar Rp 2,35 triliun per kuartal I-2026. Angka ini merepresentasikan peningkatan sebesar 10,14% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,13 triliun. Kenaikan penjualan ini ditopang oleh berbagai segmen produk. Pendapatan dari produk perbaikan rumah mencapai Rp 1,21 triliun, sementara produk gaya hidup menyumbang Rp 1,01 triliun. Selain itu, segmen produk permainan berkontribusi Rp 87,71 miliar, dan penjualan konsinyasi bersih mencapai Rp 36,08 miliar.

Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga menunjukkan peningkatan yang solid. ACES membukukan laba sebesar Rp 163,52 miliar, melonjak 15,48% secara tahunan dari Rp 141,60 miliar. Peningkatan laba ini mengindikasikan efisiensi operasional dan strategi perusahaan yang berhasil dalam mengelola biaya.

Aspirasi Hidup (ACES) Manfaatkan Ramadan untuk Kerek Penjualan Kuartal I 2026

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja, menjelaskan bahwa pencapaian kinerja positif di awal tahun 2026 ini didukung oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah perbaikan daya beli masyarakat yang mulai pulih, serta konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi strategi operasional secara disiplin. Lebih lanjut, Gregory menyoroti momentum Ramadan dan Idulfitri yang lebih kondusif dibandingkan tahun sebelumnya, yang turut memperkuat kinerja penjualan. Hal ini juga tercermin dari peningkatan kualitas transaksi pelanggan.

ACES berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan toko yang sama atau Same Store Sales Growth (SSSG) sebesar 4,3%. Kontribusi utama datang dari wilayah Jakarta dan Jawa di luar Jakarta. Sementara itu, kinerja area Luar Pulau Jawa juga menunjukkan pertumbuhan penjualan yang solid, didukung oleh ekspansi berkelanjutan dan pemekaran wilayah.

Dalam upaya memperluas jangkauan pasarnya, ACES telah menambah empat toko baru sepanjang kuartal pertama 2026. “Empat toko baru ini terdiri dari 2 toko AZKO dan 2 toko NEKA,” ungkap Gregory dalam keterangan resminya, akhir pekan lalu. Dengan penambahan ini, hingga akhir Maret 2026, jaringan toko ACES telah mencapai 267 toko AZKO dan 12 toko NEKA yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Ekspansi ini merupakan bagian dari langkah strategis yang terarah untuk memperkuat kehadiran perusahaan di kota-kota potensial.

Aspirasi Hidup (ACES) Targetkan Pembukaan 25-30 Toko AZKO di Tahun 2026

Memandang ke depan, ACES menargetkan penambahan total 65 hingga 80 toko baru sepanjang tahun 2026. Rinciannya adalah 25-30 toko AZKO dan 40-50 toko NEKA. Target ambisius ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan hingga ke berbagai pelosok Indonesia.

“Kinerja pada kuartal pertama ini mencerminkan konsistensi kami dalam menjalankan inisiatif strategis, baik dari sisi penguatan produk, pengelolaan operasional, maupun ekspansi jaringan toko,” ujar Gregory. Ia mengamati adanya perbaikan signifikan dalam minat dan aksi belanja pelanggan, yang dianggap sebagai indikator penting dalam menjaga momentum pertumbuhan.

Ke depan, ACES akan terus melanjutkan pengembangan jaringan toko AZKO dan NEKA secara terukur. Langkah ini akan disertai dengan upaya peningkatan produktivitas toko yang sudah ada serta efisiensi operasional secara keseluruhan.

Penjualan Meningkat, Simak Rekomendasi Saham Aspirasi Hidup (ACES)

Gregory menegaskan, “Fokus perusahaan adalah memastikan setiap inisiatif yang dijalankan dapat memberikan nilai jangka panjang, baik bagi pelanggan maupun bagi kinerja ACES.” Komitmen ini menunjukkan visi jangka panjang ACES untuk tidak hanya tumbuh secara kuantitatif, tetapi juga untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.