
Foto: Istimewa
KOTABARU — KALSELBABUSALAM.COM
Ratusan warga Desa Rampa Cengal, Kotabaru, Kalimantan Selatan, kembali menyuarakan protes keras terhadap perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Paripurna Swakarsa, yang merupakan bagian dari Minamas Group. Mereka menuntut hak atas kebun plasma sebesar 20 persen yang telah bertahun-tahun dijanjikan, namun tak kunjung terealisasi.
Aksi yang dilakukan pada Selasa, 9 Oktober 2024, ini merupakan puncak kekecewaan warga setelah berbagai pertemuan dengan pihak perusahaan dan pemerintah daerah, termasuk Sekretaris Daerah Kotabaru, dinilai tidak membuahkan hasil. Warga menyebut, pihak perusahaan kerap memberikan jawaban yang bertele-tele dan terkesan menghindar dari kewajibannya.
“Sudah bertahun-tahun kami dibohongi. Selama ini kami hanya menuntut plasma dalam HGU kebun sebesar 20 persen, tapi yang ditawarkan perusahaan selalu berbeda dan tidak jelas arahnya,” ujar Jamaluddin, salah satu perwakilan warga, kepada awak media.
Tidak hanya soal plasma, warga juga mengajukan tiga tuntutan lain yang dianggap krusial:
*Penutupan saluran sungai milik perusahaan yang dinilai merugikan para petambak dan nelayan setempat.
*Penerapan pola kemitraan yang sesuai dengan aturan, yang selama ini tidak dijalankan perusahaan.
*Penyediaan lahan fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk ultimatum, warga mengancam akan menyegel 24 blok lahan sawit perusahaan di area Rampa Cengal jika tuntutan mereka tidak ditanggapi serius. Rencana penyegelan ini akan dilakukan pada hari berikutnya, Rabu, 10 Oktober 2024, sebagai bentuk aksi nyata.
“Kalau besok tidak ada keputusan yang jelas, maka lahan akan kami tutup,” tegas Jamaluddin.
Aksi ini dikoordinasi oleh lima perwakilan warga, yakni Abdul Syakur, H. Sahar, Abdullah, Tajuddin, dan Jamaluddin. Mereka bertindak sebagai penanggung jawab untuk memastikan tuntutan masyarakat tersampaikan dengan baik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Paripurna Swakarsa belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan dan ancaman dari warga Desa Rampa Cengal.(Rel)











