PURUK CAHU – KALSELBABUSALAM.COM
Akses layanan kesehatan bagi warga di pelosok Kabupaten Murung Raya kini mendapat angin segar. Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam resmi mengoperasikan rumah singgah dan dua unit ambulans baru untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu, Senin (23/2/2026).

Fasilitas yang berlokasi di pusat kota Puruk Cahu ini diresmikan langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus Midel Yoseph, didampingi Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, H. Rejikinoor. Momentum ini menandai kolaborasi strategis antara sektor swasta, donatur individu, dan pemerintah daerah dalam menekan angka ketimpangan layanan sosial.

Ketua Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam, H. Sahidan, mengungkapkan bahwa berdirinya fasilitas ini merupakan buah dari kedermawanan kolektif. Rumah singgah tersebut dibangun di atas tanah hibah warga setempat yang dikelola melalui dukungan para donatur serta asistensi pemerintah daerah.

“Rumah singgah ini akan kami optimalkan untuk berbagai kegiatan sosial, mulai dari sunatan massal hingga menjadi posko penyaluran bantuan bagi masyarakat dhuafa secara berkelanjutan,” ujar Sahidan.

Bupati Heriyus Midel Yoseph memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, keberadaan rumah singgah menjawab persoalan klasik warga desa yang sering terkendala akomodasi saat harus berobat ke ibu kota kabupaten.

“Rumah singgah ini dapat menjadi tempat beristirahat bagi warga dari desa-desa yang datang ke kota untuk berobat atau memiliki keperluan sosial lainnya. Ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” kata Heriyus dalam sambutannya.

Selain bangunan fisik, yayasan juga menyerahkan dua unit ambulans yang dialokasikan khusus untuk wilayah Kecamatan Murung dan Kota Puruk Cahu. Armada ini diharapkan mampu mempercepat mobilisasi pasien darurat dari titik-titik yang sulit dijangkau.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan tausiah agama dan buka puasa bersama puluhan anak yatim. Penyerahan bantuan ini menjadi simbol bahwa penguatan layanan publik tidak hanya bertumpu pada APBD, namun juga pada kekuatan solidaritas masyarakat sipil.(Lnkg)