
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kabar gembira bagi para investor, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) akan segera membagikan dividen interim senilai total Rp 141,61 miliar kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini menunjukkan komitmen perseroan dalam mengembalikan nilai kepada investor di tengah kinerja yang stabil.
Dilansir dari KalselBabusalam.com dan berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan pada Rabu (6/5/2026), Direktur Keuangan YUPI, Rusman Apandi, menjelaskan bahwa rencana pembagian dividen interim ini mengacu pada tahun buku 2025. Proses ini telah melalui persetujuan dewan komisaris pada 4 Mei 2026, menyusul keputusan direksi sebelumnya. “Total nilai dividen yang telah ditetapkan mencapai Rp 141,61 miliar, dengan dividen per saham sebesar Rp 16,57,” terang Rusman dalam keterangannya yang dirilis pada hari yang sama.
Para pemegang saham YUPI perlu mencermati jadwal penting pembagian dividen interim ini agar tidak ketinggalan haknya. Berikut adalah rincian lengkapnya:
- Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 18 Mei 2026
- Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 19 Mei 2026
- Cum dividen di pasar tunai: 20 Mei 2026
- Ex dividen di pasar tunai: 21 Mei 2026
- Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai: 20 Mei 2026
- Pembayaran dividen tunai: 29 Mei 2026
Pembagian dividen interim ini didasarkan pada data keuangan YUPI per 31 Maret 2026. Perseroan mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 177,02 miliar. Selain itu, YUPI memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai Rp 605,51 miliar, serta total ekuitas mencapai Rp 1,73 triliun. Angka-angka ini menunjukkan fundamental keuangan yang kuat untuk mendukung distribusi dividen kepada para pemegang saham.
Meskipun demikian, kinerja saham YUPI di pasar menunjukkan dinamika tersendiri. Pada penutupan perdagangan Selasa (6/5/2026), saham YUPI tercatat berada di level Rp 1.535 per saham, menguat tipis 0,66% secara harian. Namun, jika dilihat sejak awal tahun berjalan, pergerakan harga saham ini mengalami koreksi sebesar 4,66%. Berdasarkan acuan harga penutupan tersebut, potensi yield dividen YUPI diperkirakan mencapai 1,07%, menjadikannya menarik bagi sebagian investor.










