

Dalam duel klasik Super League yang penuh tensi, Persebaya Surabaya berhasil mengukuhkan dominasinya atas rivalnya, Arema FC. ‘Bajul Ijo’ sukses mencatatkan kemenangan telak 4-0, sebuah hasil yang tidak hanya menambah koleksi poin tetapi juga menegaskan kekuatan mereka di kancah sepak bola nasional, seperti yang dilaporkan oleh KalselBabusalam.com.
Pertandingan sengit tersebut tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Denpasar, pada Selasa, 28 April. Di laga tandang rasa kandang ini, Persebaya tampil perkasa sejak awal, menunjukkan mental baja dan strategi jitu yang berbuah manis dengan empat gol tanpa balas ke gawang Arema FC.
Pesta gol Persebaya dibuka oleh penampilan gemilang Francisco Rivera yang berhasil mencetak dua gol pada menit ke-49 dan 82. Tak mau ketinggalan, Bruno Moreira turut menyumbangkan satu gol di menit ke-76, diikuti oleh Mikael Tata yang menggenapi kemenangan menjadi 4-0 melalui golnya di menit ke-86. Kuartet gol ini menunjukkan efektivitas serangan Persebaya yang sulit dibendung.
Tambahan tiga angka krusial ini membuat Persebaya kini memantapkan posisinya di urutan keempat klasemen sementara Super League dengan total 48 poin. Dari 30 pertandingan yang telah dilakoni, ‘Bajul Ijo’ berhasil mencatatkan 13 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan delapan kali menelan kekalahan, sebuah rekor yang cukup konsisten.
Berbanding terbalik dengan Persebaya, Arema FC masih berkutat di papan tengah bawah klasemen, tepatnya di posisi ke-11, dengan raihan 39 poin. Dari jumlah pertandingan yang sama, yakni 30 laga, Arema membukukan 10 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan harus menelan 11 kekalahan, menunjukkan performa yang belum stabil.
Ironisnya, dalam pertandingan Derby Jawa Timur ini, Arema FC bertindak sebagai tuan rumah. Namun, mereka terpaksa menjamu Persebaya di markas Bali United menyusul tidak turunnya izin keramaian dari pihak kepolisian untuk menggelar laga di Stadion Kanjuruhan. Kondisi ini sedikit banyak mungkin memengaruhi atmosfer dan dukungan bagi tim Singo Edan.










