KalselBabusalam.com – Raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, dikabarkan tengah mengevaluasi secara serius masa depan Marcus Rashford. Klub asal Catalunya ini bahkan mempertimbangkan untuk memulangkan penyerang pinjaman tersebut ke Manchester United lebih cepat dari jadwal. Keputusan mengejutkan ini muncul setelah Blaugrana memastikan tidak akan mengaktifkan opsi pembelian permanen yang sebelumnya disepakati.

Rashford sendiri merapat ke Camp Nou dengan status pinjaman selama satu musim, yang seharusnya berlangsung hingga 30 Juni 2026. Kedatangan sang penyerang timnas Inggris ini kala itu bukan tanpa alasan. Barcelona, dalam bursa transfer sebelumnya, sebenarnya memprioritaskan target lain seperti Nico Williams dan Luis Diaz.

Namun, rencana ambisius itu harus kandas. Nico Williams memutuskan untuk memperpanjang kontraknya dengan Athletic Bilbao, sementara Luis Diaz bergabung dengan Bayern Muenchen dengan banderol harga yang dianggap terlalu tinggi oleh manajemen Barcelona. Akibat kegagalan ini, Rashford pun menjadi alternatif yang didatangkan dengan status pinjaman jangka pendek.

Proposal peminjaman ini diterima dengan tangan terbuka oleh Manchester United. Setan Merah memang diketahui tidak lagi memasukkan nama Rashford ke dalam proyeksi skuad Erik ten Hag untuk musim 2025-2026, sehingga kesepakatan peminjaman ini menjadi solusi bagi kedua belah pihak saat itu.

Performa yang Mengecewakan

Sayangnya, harapan terhadap Rashford tak sesuai kenyataan. Dilansir dari laporan media Inggris, Barcelona dilaporkan kurang puas dengan kontribusi pemain berusia 27 tahun itu sejauh ini. Rashford dinilai gagal menunjukkan kualitas terbaiknya, baik dalam pertandingan resmi maupun selama sesi latihan, sebuah performa yang jauh di bawah ekspektasi klub sekaliber Barcelona.

Statistiknya pun mengkhawatirkan. Dari tiga laga awal Liga Spanyol musim 2025-2026, Rashford belum mencatatkan satu gol maupun assist. Padahal, pada fase pramusim, ia sempat menunjukkan tanda-tanda positif dengan torehan satu gol dan satu assist dari empat pertandingan. Puncak ketidakpuasan terlihat ketika Rashford harus ditarik keluar di awal babak kedua saat Barcelona menghadapi Levante pada Minggu, 24 Agustus 2025, sebuah indikasi jelas dari performa yang kurang memuaskan.

Barcelona Siap Bayar Penalti

Melihat situasi ini, Barcelona serius mempertimbangkan untuk mengembalikan Rashford ke Manchester United lebih cepat dari kesepakatan awal. Bahkan, klub dikabarkan siap merogoh kocek sebesar 5 juta euro (sekitar Rp96,2 miliar) sebagai penalti demi memutus masa peminjamannya sebelum kontrak berakhir. Ini menunjukkan betapa besarnya keinginan Barcelona untuk melakukan perubahan di lini serang.

Ternyata, keputusan merekrut Rashford sejak awal sempat memicu keraguan di kalangan petinggi klub. Presiden Barcelona, Joan Laporta, dan Direktur Olahraga, Deco, disebut-sebut tidak sepenuhnya yakin dengan perekrutan ini. Namun, kegagalan mendapatkan target utama membuat mereka tak punya banyak pilihan lain saat itu.

Meskipun demikian, tim pelatih masih berupaya memberikan kesempatan terakhir bagi Rashford untuk memperbaiki performanya. Namun, jika tidak ada peningkatan signifikan dalam waktu dekat, Barcelona tampaknya akan segera mengakhiri petualangan singkat Marcus Rashford di Camp Nou dan memulangkannya ke Manchester United sebelum musim 2025-2026 berakhir.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.