
PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mengatakan berhasil mengoperasikan (onstream) Platform WPN-7 di lapangan lepas pantai Sisi Nubi, Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. Potensi produksi awal gas onstream tersebut mencapai 20 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
General Manager PHM Setyo Sapto Edi mengatakan keberhasilan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasi hulu migas yang aman dan andal.
“Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan PHM dalam mengoptimalkan potensi lapangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasi,” kata Setyo dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 1 April 2026.
Setyo menambahkan, dengan capaian produksi awal hingga 20 MMSCFD, sumur NB-701 dan NB-702 diharapkan berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas pasokan gas nasional.
“Ini sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi,” katanya.
Sebelumnya, Platform WPN-7, yang terdiri dari sumur NB-701 dan NB-702, mulai beroperasi pada 23 Maret 2026. Sumur NB-701 lebih dulu mencatat produksi gas hingga 9,8 MMSCFD pada 25 Maret 2026, disusul sumur NB-702 yang mulai onstream pada 26 Maret 2026 dengan capaian 12,5 MMSCFD.
Saat ini, PHM terus melakukan pemantauan dan stabilisasi untuk mengoptimalkan produksi kedua sumur tersebut hingga mencapai kapasitas awal sekitar 20 MMSCFD. Capaian ini juga sesuai dengan target onstream pada akhir kuartal pertama 2026.
Setyo mengatakan, sebelumnya dua platform lain dalam proyek yang sama telah lebih dulu beroperasi, yakni WPS-4 pada 4 Desember 2025 dan WPS-5 pada 23 Februari 2026. Menurut dia, keberhasilan pengoperasian platform ini tidak lepas dari serangkaian persiapan teknis yang komprehensif.
“Berbagai pengujian telah dilakukan, termasuk tes Emergency Shutdown (ESD) untuk memastikan sistem proteksi berjalan optimal, serta uji kebocoran menggunakan nitrogen guna menjamin integritas fasilitas tanpa paparan hidrokarbon,” kata dia.
Dalam operasinya, kedua sumur menggunakan metode controlled ramp-up, yakni peningkatan produksi secara bertahap melalui pengaturan choke untuk menjaga stabilitas tekanan dan aliran.
Gas yang dihasilkan juga diproses melalui Sand Filter Unit untuk menyaring partikel padat, sehingga mendukung keandalan fasilitas serta keberlanjutan operasi jangka panjang.
Pilihan Editor: Siap-siap, Harga Pangan Naik Imbas Perang Iran-Israel











