
KalselBabusalam.com – JAKARTA — Persija Jakarta, klub sepak bola ibu kota, telah resmi membuka lelang amal yang sangat dinanti. Inisiatif mulia ini bertujuan untuk menggalang dana bantuan bagi masyarakat yang terdampak parah oleh bencana alam di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Dalam lelang ini, Persija menawarkan dua jenis memorabilia istimewa: satu set jersey utama yang ditandatangani oleh seluruh pemain tim, serta sebuah jersey match-worn milik Ilham Rio Fahmi. Perwakilan Persija, Ferry Indrasjarief, menegaskan bahwa jersey yang dilelang ini bukan sekadar koleksi, melainkan simbol kuat dari kebersamaan dan dukungan tulus Persija bersama Jakmania untuk para korban bencana.
“Jersi ini menjadi simbol harapan yang ingin kami kirimkan kepada saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Taufik, perwakilan Persija, dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Secara lebih detail, jersey match-worn milik Ilham Rio Fahmi yang menjadi daya tarik tersendiri adalah seragam yang dikenakannya saat membela Timnas Indonesia di ajang Piala Asia U-23 2024 di Qatar. Taufik menyoroti bahwa jersey tersebut tidak hanya bernilai historis tinggi bagi sang pemain, tetapi juga menyimpan nilai emosional yang mendalam, diharapkan mampu membangkitkan antusiasme para calon donatur.
Kegiatan penggalangan dana ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Persija dengan Bakrie Untuk Negeri, dan akan berlangsung mulai tanggal 3 hingga 12 Desember 2025. Segala informasi terkait detail lelang serta mekanisme donasi akan dipublikasikan secara transparan melalui akun Instagram resmi Persija dan Bakrie Untuk Negeri.
“Harapan kami sederhana, kegiatan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang berada dalam masa sulit. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendirian,” tambah Taufik, menekankan semangat solidaritas yang mendasari inisiatif ini.
Ilham Fahmi Idris, selaku Perwakilan Bakrie Untuk Negeri, menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi kemanusiaan ini dapat mempercepat upaya penanganan dampak bencana, khususnya di wilayah Aceh yang hingga kini masih menghadapi kondisi yang cukup berat. “Kami berharap kerja sama ini dapat memudahkan masyarakat terdampak di sana,” pungkas Ilham.
Lebih lanjut, Nasafi Pramunuha dari Bakrie Amanah, sebuah lembaga amil zakat nasional, menjamin bahwa pengelolaan dana donasi akan dilakukan secara transparan. Semua perkembangan penggunaan dana dapat dipantau secara real-time melalui platform digital aksisosial.id, memastikan akuntabilitas penuh kepada publik.
Inisiatif ini menandai kolaborasi kedua Persija dengan Bakrie Untuk Negeri dan Bakrie Amanah. Sebelumnya, ketiga pihak sukses menggelar lelang jersey untuk membantu korban bencana di Lewotobi, Nusa Tenggara Timur, menunjukkan komitmen berkelanjutan mereka dalam aksi kemanusiaan.
Saat ini, baru jersey Rio Fahmi yang siap dilelang, namun Taufik tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan memorabilia berharga lainnya dari para pemain Persija di masa mendatang. “Kemarin sudah ada pembicaraan bahwa selain jersey, ada barang-barang lain yang bernilai sejarah. Namun kepastiannya masih menunggu konfirmasi dari tim Persija,” jelasnya.
Tidak hanya dari pihak klub, Jakmania di berbagai daerah juga aktif menghimpun donasi, menunjukkan dukungan fanatik mereka yang tidak hanya terbatas pada lapangan hijau. Pihak Persija sedang menjalin komunikasi intensif dengan Jakmania Padang mengenai kemungkinan penyerahan bantuan secara simbolis pada pertandingan Persija yang dijadwalkan berlangsung di Stadion GOR Agus Salim pada 22 Desember.
“Sejauh ini pertandingan masih dijadwalkan di Agus Salim. Namun bila ada kondisi cuaca ekstrem atau pertimbangan solidaritas, opsi pemindahan ke Indomilk Arena Banten terbuka. Kami masih menunggu informasi lanjutan dari rekan-rekan di Padang,” tutup Taufik, menggarisbawahi fleksibilitas dan kepedulian klub terhadap kondisi di lapangan.











