
KalselBabusalam.com – Persib Bandung bersiap menghadapi ujian berat di laga perdana kompetisi sepak bola kasta kedua Asia, AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Tim berjuluk Maung Bandung itu akan berhadapan dengan raksasa Singapura, Lion City Sailors, dalam duel yang diprediksi sarat gengsi dan ketegangan.
Pertarungan sengit antara Persib Bandung vs Lion City Sailors dijadwalkan akan berlangsung di markas kebanggaan Maung Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada hari Kamis, 18 September 2025, dengan sepak mula pukul 19.15 WIB. Laga ini menjadi panggung pembuka bagi Persib di Grup G, di mana mereka tergabung bersama Lion City Sailors (Singapura), Selangor FC (Malaysia), dan Bangkok United (Thailand), menjanjikan persaingan ketat menuju fase gugur.
Bukan sekadar laga biasa, pertemuan antara Persib dan Lion City Sailors diperkirakan akan menyajikan adu kekuatan yang sangat alot. Kedua tim sama-sama datang dengan reputasi mentereng sebagai juara bertahan di liga masing-masing. Tak hanya itu, mereka juga menyandang status sebagai klub dengan harga pasar tertinggi di kompetisi domestik mereka, menambah bumbu persaingan yang panas di panggung internasional.
Guna memperkuat skuadnya menjelang kompetisi ACL 2, Persib Bandung baru-baru ini membuat gebrakan dengan mendatangkan dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Thom Haye dan Eliano Reijnders, yang nilai transfernya terbilang fantastis. Tak mau kalah, Lion City Sailors juga melakukan manuver impresif dengan berhasil mendaratkan Anderson Lopes, mantan top skor J-League dari klub raksasa Jepang, Yokohama F Marinos. Deretan bintang baru ini tentu saja memicu pertanyaan besar: sebenarnya, siapa di antara kedua klub ini yang memiliki nilai skuad termahal?
Menurut data komprehensif dari situs spesialisasi nilai pasar pemain, Transfermarkt, Persib Bandung saat ini memiliki total 32 pemain dalam daftar skuadnya. Secara keseluruhan, harga pasar seluruh pemain Persib mencapai 7,39 juta euro. Dengan asumsi kurs 1 euro setara dengan Rp19.490, maka nilai skuad Maung Bandung mencapai angka fantastis sekitar Rp144 miliar. Angka ini secara tegas menempatkan Persib sebagai klub dengan harga pasar tertinggi di Indonesia dan salah satu yang paling mahal di kawasan ASEAN.
Secara individu, Thom Haye memimpin daftar pemain termahal di Persib dengan harga pasar mencapai 1 juta euro, atau setara dengan Rp19,4 miliar. Menyusul di belakangnya adalah Eliano Reijnders, yang memiliki nilai 600 ribu euro, atau sekitar Rp11,4 miliar. Kehadiran dua pemain ini jelas meningkatkan daya saing dan prestise Persib Bandung di kancah regional.
Sementara itu, dari kubu juara Liga Singapura, Lion City Sailors, mereka tercatat memiliki harga pasar yang sedikit lebih tinggi. Total nilai skuad mereka mencapai 9,15 juta euro, yang jika dikonversi ke Rupiah, menyentuh angka sekitar Rp178,3 miliar. Dengan total 25 pemain, skuad Lion City Sailors diisi oleh 11 pemain asing dan 14 pemain lokal. Menariknya, 11 dari pemain tersebut juga merupakan bagian dari tim nasional, menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad mereka.
Data Transfermarkt juga menunjukkan bahwa Lion City Sailors tidak hanya menjadi klub termahal di Singapura, tetapi juga menempati peringkat keempat klub termahal di kawasan ASEAN. Keunggulan finansial ini terlihat dari kepemilikan tiga pemain bintang yang memiliki harga pasar mencapai 1,5 juta euro (sekitar Rp29,2 miliar) per individu. Ketiga pemain tersebut adalah Tsiy Ndenge, Bart Ramselaar, dan rekrutan anyar mereka, Anderson Lopes. Dengan perbandingan ini, dapat disimpulkan bahwa secara total, Lion City Sailors sedikit unggul dalam hal nilai pasar skuad dibandingkan Persib Bandung, menegaskan bahwa laga perdana ACL 2 2025-2026 ini akan menjadi duel dua tim yang kaya akan talenta dan nilai ekonomis tinggi.











