
PT PELAYARAN Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memberikan diskon 20 persen untuk tarif muatan kontainer mulai 27 Maret hingga 30 April 2026. Program ini bertujuan untuk melancarkan distribusi barang pascaLebaran.
Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan diskon hanya berlaku untuk tarif fleet, sedangkan biaya handling atau bongkar muat tetap mengikuti tarif normal di masing-masing pelabuhan.
“Program diskon tarif 20 persen untuk muatan kontainer ini merupakan langkah strategis kami untuk menjaga stabilitas kinerja angkutan barang, khususnya pada periode low season setelah arus mudik Lebaran,” katanya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 31 Maret 2026.
Ditto menuturkan program ini berlaku untuk pemesanan mulai 27 Maret hingga 30 April 2026 dan tidak terikat pada tanggal keberangkatan kapal. Tarif untuk muatan dry container dan reefer container ini akan diangkut dengan kapal KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dorolonda, dan KM Sinabung, sesuai trayek reguler masing-masing kapal.
Namun, program ini tidak berlaku untuk pengiriman kontainer kosong karena memiliki skema tarif tersendiri. Kemudian berlaku bagi shipper reguler dan tidak ada batasan kuota per pengirim selama kapasitas ruang pada masing-masing kapal tersedia.
Pelni menargetkan program ini dapat meningkatkan load factor muatan kontainer pada kapal penumpang hingga minimal 70 persen selama periode usai Idul Fitri. “Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong peningkatan volume muatan serta memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mendistribusikan barang ke berbagai wilayah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar,” tutur Ditto.
Pilihan Editor: Seberapa Besar Perang Iran-Israel Memukul Sektor Bisnis










