KALSELBABUSALAM.COM
Banjarbaru – Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalimantan Selatan menatap masa depan dengan semangat baru. Di bawah arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalsel, H. Muhidin, forum Rapat Koordinasi Akhir Tahun GTRA Tahun Anggaran 2024 di Grand Qin Hotel, Banjarbaru, Senin (2/12), menjadi titik awal untuk perubahan besar dalam pengelolaan sumber daya lahan di Banua.

Dihadiri 81 peserta dari berbagai instansi, mulai dari Kanwil BPN Kalsel hingga perangkat desa, rapat ini tak hanya menjadi ajang koordinasi. Dalam sambutannya yang disampaikan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, H. Muhidin memberikan dorongan kuat agar tim GTRA lebih berinovasi dalam menciptakan keadilan agraria di Kalsel.

“Saya berharap tim Gugus Tugas Reforma Agraria mampu mendorong pembangunan yang lebih berkeadilan melalui transformasi struktural dalam pengelolaan sumber daya lahan,” tegasnya.

Muhidin tak segan mengingatkan pentingnya sinergi dan koordinasi antarlembaga untuk mempercepat reforma agraria. Ia meminta GTRA Kalsel agar tidak berpuas diri dengan capaian saat ini.

“Mari kita terus mendorong perubahan yang lebih baik ke depan,” ujarnya penuh semangat.

Optimisme Gubernur pun melambung tinggi. Dengan kebersamaan dan komitmen kuat, ia yakin visi GTRA Kalsel untuk keadilan agraria bisa terwujud. Pernyataan ini menjadi motivasi besar bagi para peserta rapat untuk menyusun langkah konkret yang lebih terarah.

Forum ini sekaligus menjadi bukti bahwa Kalsel serius menangani isu agraria. Dengan koordinasi intensif dan strategi progresif, GTRA diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan dalam tata kelola lahan.

Apakah ini awal revolusi agraria di Kalsel? Semua mata kini tertuju pada Gugus Tugas Reforma Agraria.(Adpim/Ainah)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.