Kotabaru, KALSELBABUSALAM.COM– Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengambil langkah strategis untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan mendorong PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kotabaru untuk mempermudah akses pembiayaan. Sorotan utama adalah program pinjaman berbunga nol persen yang diharapkan menjadi angin segar bagi ribuan pelaku usaha kecil di Bumi Saijaan.
Desakan ini mengemuka dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pertanggungjawaban PT BPR Kotabaru Tahun 2024 yang berlangsung di ruang rapat H. Maksid, Pemprov Kalimantan Selatan, Rabu (23/4/2024). Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, secara tegas menyampaikan harapan pemerintah daerah agar BPR lebih proaktif dalam menyalurkan modal kepada UMKM.
“Kami mencatat ada ribuan pelaku UMKM di Kotabaru yang sangat membutuhkan bantuan modal. Karena itu, kami berharap BPR bisa semakin mempermudah akses pinjaman, termasuk melalui program tanpa bunga,” ungkap Syairi dengan nadaOptimis.
Lebih jauh, Syairi menekankan bahwa sinergi yang kuat antara BPR dan pemerintah daerah adalah kunci keberhasilan misi sosial perusahaan, sejalan dengan agenda pembangunan daerah. “Dengan penyertaan modal dari pemerintah daerah, kami ingin BPR lebih fokus pada program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan pertumbuhan APBD, kami harapkan BPR juga dapat tumbuh bersama,” imbuhnya, menggambarkan visi kolaborasi yang saling menguntungkan.
Menanggapi dorongan tersebut, jajaran Direksi PT BPR Kotabaru melaporkan kinerja positif perusahaan yang didukung penuh oleh pemerintah daerah sebagai pemegang saham mayoritas. Mereka menyoroti program unggulan “Kurda Sahabat,” sebuah inisiatif kredit usaha daerah tanpa bunga yang terbukti sangat diminati dan memberikan dampak signifikan bagi geliat ekonomi pelaku usaha kecil di Kotabaru.
Program “Kurda Sahabat” ini menjadi bukti nyata komitmen BPR Kotabaru dalam mendukung UMKM. Dengan menghilangkan beban bunga, diharapkan para pelaku usaha mikro dan kecil dapat mengembangkan bisnis mereka dengan lebih leluasa, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. Langkah Pemkab Kotabaru ini disambut baik oleh berbagai pihak, yang melihatnya sebagai terobosan penting dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan.(Ainah)










