KalselBabusalam.com – Emiten pertambangan emas, Merdeka Gold Resources Tbk (kode saham: EMAS), tengah mengambil langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar modalnya. Perusahaan ini secara resmi telah mengajukan permohonan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) ke Stock Exchange of Hong Kong Limited (HKEX). Pengajuan rancangan Application Proof telah disampaikan kepada otoritas bursa Hong Kong tersebut pada tanggal 20 Maret 2026.

Adi Adriansyah Sjoekri, Sekretaris Perusahaan Merdeka Gold Resources, menjelaskan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia pada Rabu, 25 Maret 2026, bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi penting. “Permohonan pencatatan ini merupakan inisiatif strategis untuk memperkuat platform pasar modal perseroan dan meningkatkan profil internasional perseroan,” tegas Adi.

Langkah ini diharapkan membawa beragam keuntungan signifikan bagi perusahaan. Salah satunya adalah diversifikasi dan perluasan basis pemegang saham dengan menarik minat investor institusi internasional. Selain itu, pencatatan di HKEX juga diproyeksikan akan meningkatkan likuiditas saham EMAS melalui akses ke pasar modal global yang lebih dalam, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan dan standar pelaporan melalui kepatuhan terhadap kerangka regulasi internasional yang ketat.

Lebih lanjut, permohonan pencatatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas pendanaan bagi pengembangan proyek-proyek Merdeka Gold Resources di masa mendatang. Adi menambahkan bahwa inisiatif ini akan mendukung tujuan pengembangan jangka panjang perseroan dengan membuka aksesibilitas lebih luas bagi investor internasional yang mencari eksposur pada sektor emas Indonesia, tentunya dengan tetap mematuhi persyaratan regulasi yang berlaku serta kondisi pasar.

Saat ini, rancangan Application Proof yang diajukan Merdeka Gold Resources sedang dalam proses penelaahan oleh HKEX. Adi menegaskan, “Draf dokumen pencatatan tersebut belum bersifat final. Oleh karena itu, tidak sepatutnya dijadikan dasar atau diandalkan sebagai informasi akhir.”

Sebagai informasi tambahan, Merdeka Gold Resources sebelumnya telah melaksanakan IPO di Bursa Efek Indonesia pada September 2025. Emiten yang bergerak di sektor emas ini merupakan anak usaha dari Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia. Merdeka Gold Resources mengelola tambang emas Pani yang terletak di Gorontalo, Sulawesi, dengan area tambang aktif yang mencakup sekitar 135 hektare. Pada perdagangan Rabu, 25 Maret 2026 pukul 11.59 WIB, saham EMAS tercatat diperdagangkan di harga Rp 8.575 per lembar.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.