
PURUK CAHU – KALSELBABUSALAM.COM
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Drs. Sarwo Mintarjo, mengeluarkan seruan krusial bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kelestarian hutan. Langkah ini dinilai mendesak guna menyelamatkan ekosistem di wilayah yang dijuluki Bumi Tana Malai Tolung Lingu tersebut dari ancaman kerusakan lingkungan.
Sarwo menegaskan bahwa keseimbangan alam bukan sekadar isu lingkungan, melainkan fondasi utama bagi keberlanjutan hidup masyarakat di Murung Raya. Tanpa aksi kolektif untuk melindungi kawasan hijau, masa depan generasi mendatang menjadi taruhannya.
“Alam adalah warisan berharga yang harus kita jaga bersama. Lestarikan hari ini, untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Sarwo Mintarjo dalam keterangannya yang dirilis melalui sumber resmi Pemerintah Daerah Murung Raya, pada Selasa (25/2)
Pemerintah Kabupaten Murung Raya menekankan bahwa pelestarian alam tidak bisa hanya bertumpu pada kebijakan formal, melainkan membutuhkan kesadaran akar rumput. Fokus utama dari gerakan ini adalah:
◾Perlindungan Hutan: Menjaga tegakan pohon sebagai penyangga kehidupan.
◾Keseimbangan Ekosistem: Memastikan habitat alami tetap terjaga untuk mencegah bencana ekologis.
◾Sinergi Lintas Sektor: Mengajak masyarakat, swasta, dan pemerintah untuk bergerak dalam satu visi.
“Dengan kesadaran dan aksi bersama, kita bisa membuat perbedaan besar. Lindungi hutan, selamatkan alam, dan wujudkan masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang,” tambahnya.
Ajakan ini menjadi refleksi penting bagi Kabupaten Murung Raya untuk tetap menjaga identitasnya sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, sembari memastikan pemanfaatannya dilakukan secara bertanggung jawab demi menjaga marwah Tana Malai Tolung Lingu.(Lnkg)










