KALSELBABUSALAM.COM
Tanah Bumbu – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Polres Tanah Bumbu. Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Polairud ke-74, Polres Tanah Bumbu, di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Arief Prasetya, berhasil meraih penghargaan Juara 1 dalam Program Perpustakaan Apung. Sebuah langkah revolusioner yang bukan hanya mendekatkan buku kepada anak-anak pesisir, tetapi juga mengarungi lautan demi menyulut mimpi dan harapan.

Program ini menggunakan perahu sebagai media utama, membawa ribuan buku ke pelosok pesisir yang selama ini minim akses pendidikan. Kapolres AKBP Arief Prasetya menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar kebanggaan, melainkan bukti nyata dari komitmen Polri untuk membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di wilayah pesisir.

“Kami ingin memastikan pendidikan bisa hadir bahkan di tempat-tempat yang jarang tersentuh. Program ini adalah jembatan bagi anak-anak pesisir untuk bermimpi dan bercita-cita besar,” ujar Arief.

Di tengah deburan ombak dan aroma asin laut, perahu-perahu perpustakaan ini melayarkan harapan. Koleksi buku yang terus bertambah menjadi magnet bagi anak-anak pesisir. Mereka yang sebelumnya hanya mengenal laut sebagai mata pencaharian kini membuka jendela baru menuju dunia yang lebih luas.

Lebih dari sekadar menyebarkan buku, Program Perpustakaan Apung juga menjadi upaya konkret menekan angka putus sekolah. Polres Tanah Bumbu menggandeng masyarakat lokal, memberikan pendekatan humanis yang menggugah anak-anak untuk kembali ke bangku pendidikan.

“Saat buku-buku ini sampai di tangan mereka, bukan hanya pengetahuan yang mereka dapat, tetapi juga keyakinan bahwa masa depan mereka bisa lebih baik,” ucap seorang anggota Polairud yang aktif dalam program ini.

Keberhasilan Polres Tanah Bumbu meraih Juara 1 menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menciptakan inovasi serupa. Program Perpustakaan Apung dinilai sebagai langkah strategis yang mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun generasi yang lebih cerdas,” ungkap Arief dengan bangga.

Dalam semangat HUT Polairud ke-74, program ini membuktikan bahwa edukasi bisa mengarungi lautan tantangan. Perpustakaan apung ini tidak hanya membawa buku, tetapi juga masa depan yang cerah bagi anak-anak pesisir.

Dengan inovasi ini, Polres Tanah Bumbu telah mencatat sejarah. Laut kini bukan sekadar batas, melainkan ruang penuh cerita, mimpi, dan harapan untuk generasi yang lebih baik. Akankah inisiatif ini menjadi babak baru bagi pendidikan di Indonesia? Waktulah yang akan menjawab.

@arifprasttd.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.