
KALSELBABUSALAM.COM
Banjar – Pemerintah Desa Lok Tunggul membuka lembaran baru dalam memperkuat sinergi lintas sektor di Kecamatan Pengaron. Dalam Rapat Koordinasi Pemerintahan Desa se-Kecamatan Pengaron yang digelar Selasa (21/1/2025), pemerintah desa merancang strategi percepatan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini berlangsung di Jack Kolam Bincau, Martapura, mulai pukul 09.00 WITA, dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.
Rakor perdana ini dipimpin oleh Pambakal Lok Tunggul, Jakfar, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta meski hujan deras sempat mengguyur. “Terima kasih atas kehadiran semua pihak. Kehadiran ini mencerminkan komitmen kita untuk bersama-sama membangun Kecamatan Pengaron yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Jakfar dalam sambutannya.
Camat Pengaron, Alipudin, turut memberikan arahan strategis dalam forum ini. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dan sinergi antar pemerintah desa untuk mengatasi tantangan bersama. “Rakor APDESI ini bertujuan meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar pemerintah desa, membahas tantangan, serta mendorong kualitas pelayanan publik dan kerja sama lintas sektor,” jelasnya.
Selain Camat Pengaron, sejumlah pejabat strategis turut hadir, termasuk Kapolsek, Danramil, kepala UPT sektor kesehatan, pendidikan, dan pertanian, serta perwakilan desa seperti pambakal, Ketua BPD, pendamping desa, dan fasilitator SLRT. Ketua APDESI Kecamatan Pengaron, Abdillah, juga hadir mewakili Pemerintah Desa Lumpangi.
Rapat ini dirancang bukan hanya sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai ruang diskusi strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan. Pemerintah Desa Lok Tunggul menargetkan forum ini menghasilkan keputusan konkret yang berdampak langsung pada pengembangan desa.
“Setiap instansi yang hadir diharapkan memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kapasitas dan kewenangan masing-masing,” kata Jakfar. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi sebagai kunci keberhasilan pembangunan.
Camat Alipudin menyebutkan, Rakor APDESI akan diadakan secara rutin setiap bulan dengan tuan rumah yang bergiliran. “Tujuan utama forum ini adalah membangun kolaborasi yang kokoh, memastikan pelayanan publik yang berkualitas, dan memperkuat kerja sama antar pemerintah desa dengan pihak terkait,” tambahnya.
Melalui rakor ini, Pemerintah Desa Lok Tunggul optimistis dapat menciptakan langkah awal yang kokoh untuk pengembangan wilayah yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Panitia pun mengingatkan pentingnya kehadiran tepat waktu dalam setiap forum sebagai bentuk komitmen bersama.
Forum ini diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya Kecamatan Pengaron yang berdaya saing dan sejahtera.(Mn)











