Banjarbaru – KALSELBABUSALAM.COM
Kabupaten Kotabaru kembali mengukuhkan dominasinya dalam pelestarian lingkungan di sektor pendidikan. Sejumlah sekolah di Bumi Saijaan berhasil memborong penghargaan Adiwiyata 2025 dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan. Prestasi ini menempatkan Kotabaru sebagai daerah dengan peraih penghargaan terbanyak se-Kalimantan Selatan tahun ini.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung di Kantor DLH Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Kepala DLH Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S. STP, M. IP, turut mendampingi para perwakilan sekolah saat menerima apresiasi atas komitmen mereka dalam membangun budaya lingkungan yang konsisten.

Melinda menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari komitmen Pemerintah Daerah dalam mentransformasi sekolah menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berkarakter ramah lingkungan. Hal ini, menurutnya, selaras dengan visi besar daerah.

“Hari ini Kabupaten Kotabaru paling banyak menerima piagam penghargaan se-Kalsel. Ini semua berkat dukungan Bapak Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah dalam rangka mewujudkan Kotabaru Hebat,” ujar Melinda saat dihubungi via pesan singkat, Senin.

Ia menambahkan, DLH Kotabaru secara intensif melakukan pembinaan teknis, mulai dari substansi lingkungan hidup hingga implementasi teknis program Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS). “Kami mendorong kesadaran warga sekolah agar pelestarian lingkungan bukan sekadar formalitas, melainkan perilaku berkelanjutan,” paparnya.

Penghargaan Adiwiyata merupakan pengakuan tertinggi bagi sekolah yang berhasil mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam aktivitas sehari-hari. Pada tahun ini, apresiasi diberikan dalam beberapa kategori:

Empat sekolah berhasil meraih predikat tertinggi, yakni Adiwiyata Mandiri, yang penghargaannya telah diterima di Kementerian LHK, Jakarta. Sebagai bentuk apresiasi tambahan dari DLH Provinsi, sekolah-sekolah ini menerima:

•SMAN 1 Pulau Laut Timur: Piala, Piagam, dan Uang Pembinaan Rp5.000.000.
•SMKN 1 Kotabaru: Piala, Piagam, dan Kendaraan Roda Tiga.
•SMKN 2 Kotabaru: Piala, Piagam, dan Kendaraan Roda Tiga.
•SMPS Indocement Tarjun: Piala, Piagam, dan Kendaraan Roda Tiga.

Sebanyak delapan sekolah meraih penghargaan tingkat provinsi dengan rincian penerimaan piagam, plakat, dan sarana prasarana pendukung:

•Penerima Uang Pembinaan (Rp3.000.000): TK Sabilillul Muttaqin dan SMAN 1 Pulau Laut Tengah.
•Penerima Bak Sampah 3 Warna: SDN 2 Tarjun, SMPN 1 Kotabaru, SMPN 2 Kotabaru, SDN Gunung Sari, MTsN Kotabaru, dan SMPN 2 Pulau Laut Timur.

Dengan keberhasilan ini, Kotabaru diharapkan menjadi barometer bagi daerah lain di Kalimantan Selatan dalam hal pengelolaan lingkungan berbasis sekolah, sekaligus memastikan generasi mendatang tumbuh dalam ekosistem pendidikan yang hijau dan berkelanjutan.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.