
KIPER timnas Indonesia Maarten Paes bergabung dengan klub Liga Belanda Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim dingin ini. Pemain berusia 27 tahun ini meninggalkan klub Liga Amerika Serikat FC Dallas yang dibelanya dalam empat tahun terakhir.
Seperti dilansir Transfermarkt, Paes sebelumnya bergabung dengan Dallas dengan status pinjaman dari Utrecht pada Januari 2022. Setelah masa pinjaman separuh musim berakhir, dia dipermanenkan pada Juli pada tahun itu.
Pemain kelahiran Nijmegen, 14 Mei 1998, itu tercatat tampil sebanyak 128 pertandingan bersama Dallas di semua kompetisi. Penampilan terakhirnya bersama klub Amerika Serikat ini terjadi pada Juli 2025 saat Dallas kalah 3-4 melawan New York City dalam lanjutan kompetisi Major League Soccer (MLS).
Paes diikat kontrak berdurasi 3,5 musim atau sampai 30 Juni 2029 mendatang. Di Ajax, dia akan mengenakan nomor punggung 26.
Direktur Sepak Bola Ajax Amsterdam Marijn Beuker menjelaskan pihaknya sudah memantau Paes dalam beberapa musim terakhir. Ia mengatakan lega bisa mewujudkan transfer ini. “Fokusnya adalah pada seorang penjaga gawang yang berpengalaman dan dapat diandalkan, dan Maarten lebih dari memenuhi kriteria tersebut,” kata Beuker, seperti dikutip dari Antara, Senin, 2 Februari 2026.
Beuker menilai mentalitas Paes sesuai dengan penjaga gawang yang dibutuhkan oleh timnya. “Dia juga sangat rajin berlatih, seorang pemain tim dengan mentalitas olahraga tingkat tinggi yang sangat cocok dengan tipe penjaga gawang yang kami cari,” ujarnya.
Kehadirannya diyakini akan memperkuat kedalaman skuad Ajax. “Dikombinasikan dengan penjaga gawang berbakat yang sudah kami miliki, ini memberikan fondasi yang kuat untuk musim-musim mendatang,” ucapnya.
Bersama FC Dallas selama 3,5 musim, Paes mencatat 25 kali clean sheets atau tanpa kebobolan dalam 128 penampilannya dengan total 11.532 menit bermain. Pemain yang menyelesaikan proses naturalisasi untuk memperkuat timnas Indonesia pada 30 April 2024 ini tercatat sudah tampil sebanyak 10 kali bersama skuad Garuda di berbagai ajang.
Pilihan Editor: Masalah Laten Timnas di Bawah Pelatih Baru John Herdman











