kalselbabusalam.com – Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner tinggal menghitung hari. Menjelang momen spesial tersebut, Justin melakukan ziarah ke makam mendiang ibunda Jennifer Coppen, Hotimah Imaniar, untuk memohon izin dan restu.
Momen penuh haru itu dibagikan Jennifer melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Justin tampak duduk di samping makam sambil memanjatkan doa.
“Bismillahirrahmannirrahim, hari ini Justin datang ziarah ke makam almarhum ibu aku,” tulis Jennifer Coppen, dikutip pada Jumat (29/5/2026).
Menurut Jennifer, kedatangan Justin bukan sekadar untuk berdoa. Calon suaminya itu juga menyampaikan niat baik untuk membina rumah tangga bersama dirinya.
“Dia meminta izin serta restu, InsyaAllah ibuku memberi restu itu,” sambung Jennifer.
Jennifer mengaku tersentuh melihat kesungguhan Justin yang datang langsung ke makam sang ibu sebelum pernikahan mereka digelar. Ia meyakini mendiang ibunya akan merasa tenang mengetahui dirinya akan didampingi oleh sosok yang tulus.
“Aku tahu ibuku tahu Justin adalah orang baik yang akan menjaga dan mencintai aku dan Kamari sepenuh hati,” ungkap ibu satu anak tersebut.
Suasana haru semakin terasa ketika Justin tak mampu membendung air matanya saat berada di hadapan makam calon mertuanya. Jennifer mengaku baru pertama kali melihat pesepak bola tersebut menangis hingga sesenggukan.
“Aku baru kali ini lihat Justin nangis sesenggukan,” tulis Jennifer menambahkan.
Bagi Jennifer, momen itu menunjukkan betapa besar rasa cinta Justin terhadap dirinya dan putrinya, Kamari. Ia berharap sang ibu dapat menyaksikan kebahagiaan mereka dari tempat terbaik.
“Semoga mama lihat betapa besar rasa cinta Justin ke aku dan Kamari,” tutup Jennifer.
Sebelumnya, Jennifer Coppen pernah menikah dengan Dali Wassink dan dikaruniai seorang putri bernama Kamari Sky Wassink. Namun, Dali meninggal dunia akibat kecelakaan motor tunggal pada 18 Juli 2024.
Rencananya, Jennifer Coppen dan Justin Hubner akan melangsungkan pernikahan di Bali pada awal Juni 2026. Acara tersebut disebut akan berlangsung selama dua hari dengan memadukan konsep adat dan internasional. (Tribuntrends.com/Grid.ID/Ragillita Desyaningrum)











