KOTABARU – KALSELBABUSALAM.COM
Nuansa religius menyelimuti kediaman Paris Barantai pada Kamis (26/2/2026). Peringatan haul ayahanda Bupati Kotabaru, H. Andi Arsyad Puang Tahang Bin H. Conding Puang Tappu, dan ibunda Andi Suti Binti Andi Puang Ngattah, bertransformasi menjadi simpul penguat silaturahmi sekaligus aksi nyata kepedulian sosial di tengah bulan suci Ramadan.

Acara yang berlangsung khidmat ini tidak sekadar menjadi ritual pengiriman doa, tetapi juga dirangkai dengan penyerahan bantuan operasional keagamaan dan santunan bagi anak yatim.

Dalam sambutannya, Bupati Kotabaru H. Muh. Rusli menegaskan bahwa esensi dari haul ini adalah memetik hikmah dari perjalanan hidup orang tua sebagai kompas moral dalam pengabdian.

“Haul bukan sekadar mengenang, tetapi juga momentum untuk meneladani nilai kebaikan, keteladanan, dan pengabdian almarhum semasa hidup. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau dan menempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Bupati Rusli.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, terutama di bulan suci Ramadan, sebagai fondasi untuk membangun Kabupaten Kotabaru yang lebih harmonis.

Sebagai wujud konkret dari nilai-nilai kebaikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyerahkan bantuan berupa:

✅Dua unit sepeda motor operasional kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru guna meningkatkan mobilitas pelayanan keagamaan.
✅Santunan kepada 20 anak yatim piatu, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan empati pemerintah daerah di bulan suci.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kotabaru, KH. Muhyar Darmawi. Menjelang berbuka puasa, suasana semakin syahdu dengan lantunan ayat suci Al-Quran oleh H. Herman Prasetyo.

Dalam tausiahnya, Ustadz H. Bahrudin mengingatkan para jemaah bahwa hidup yang singkat harus diisi dengan fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebajikan.

“Kebaikan yang dilakukan manusia akan mendapat balasan dari Allah SWT. Penting untuk menjaga lisan dan perbuatan agar tidak menyakiti orang lain serta menumbuhkan kasih sayang dalam bermasyarakat,” pesan Ustadz Bahrudin.

Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Kepala SKPD, Camat, hingga tokoh akademisi seperti Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kehadiran para tokoh ini mempertegas dukungan kolektif terhadap pembangunan Kotabaru yang berbasis nilai-nilai religius dan kesejahteraan sosial.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.