
DIREKTUR Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Iman Brotoseno menjelaskan alasan pengunduran diri dari jabatannya. Dalam keterangan resmi LPP TVRI, Iman menyampaikan pengunduran diri dalam rapat mingguan yang digelar bersama seluruh jajaran direksi TVRI, Kepala Satker, dan Kepala TVRI Stasiun Penyiaran se-Indonesia di Gedung Penunjang Operasional (GPO) LPP TVRI, Jakarta.
“Saya memutuskan mengundurkan diri agar dapat fokus pada keadaan kesehatan saya. Tidak ada tekanan politik atau ancaman kekerasan terhadap diri saya. Saya mundur murni karena alasan kesehatan,” kata Iman, dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari Antara pada Senin, 23 Februari 2026.
Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI menyatakan akan segera memproses pengunduran diri Iman Brotoseno tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4/2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 13 tahun 2005 tentang LPP Televisi Republik Indonesia dan Keputusan Dewan Pengawas LPP TVRI Nomor 1/2024 tentang Tata Kerja Dewan Pengawas dan Dewan Direksi LPP TVRI.
Berikutnya, dalam waktu paling lambat 14 hari setelah surat pengunduran diri tersebut, Dewan Pengawas TVRI akan melakukan sidang untuk menyetujui atau menolak permohonan tersebut.
Ketua Dewas LPP TVRI Agus Sudibyo mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan perjuangan Iman dalam memajukan TVRI selama menjabat sebagai Dirut LPP TVRI. Ia pun meminta kepada jajaran TVRI untuk tetap tenang dalam merespons kabar tersebut.
“Kepada direksi, dan seluruh karyawan TVRI tolong agar tetap tenang, solid, dan fokus pada tugas dan fungsi masing-masing. Bekerja sebaik-baiknya untuk bersama-sama menjalankan fungsi lembaga penyiaran publik,” kata Agus.
Sebelumnya Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Saleh Partaonan Daulay berharap agar kabar pengunduran diri Direktur Utama TVRI Iman Brotoseno tidak mengganggu kinerja lembaga penyiaran itu, khususnya persiapan siaran langsung Piala Dunia 2026. Saleh mengatakan jajaran direksi TVRI harus sigap merespons perubahan struktur lembaga penyiaran publik tersebut.
“Semua direksi yang ada sudah semestinya dapat melaksanakan tugas-tugas pokok yang ditangani direktur utama selama ini,” kata Saleh dalam keterangan tertulis, pada Senin, 23 Februari 2026.
Politikus Partai Amanat Nasional ini mengklaim telah mendengar informasi pengunduran diri Iman Brotoseno karena sakit. Namun, ia perlu mengkonfirmasi informasi itu kepada TVRI.
Saleh juga meminta Dewan Pengawas TVRI untuk memberikan klarifikasi ke publik agar tidak membuat masyarakat berspekulasi.Ia mengatakan Dewas TVRI memiliki setidaknya 14 hari ke depan untuk mengklarifikasinya. Jika tidak ada masalah dalam pengunduran diri Iman, Dewas bisa memilih Dirut TVRI yang baru melalui panitia seleksi.
Dian Rahma Fika berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan Editor: Televisi dalam Angka











