
KalselBabusalam.com, JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif di awal perdagangan Senin (14/9/2025). Tepat pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat menguat sebesar 50,67 poin atau 0,67%, mencapai level 7.909,31. Pembukaan yang optimis ini menandai awal pekan yang menjanjikan bagi pasar modal Indonesia.
Tren penguatan ini tercermin dari dominasi saham-saham yang naik pada sesi pembukaan. Data menunjukkan, sebanyak 342 saham membukukan kenaikan, sedangkan 96 saham bergerak melemah, dan 216 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan harga.
Dukungan terhadap penguatan IHSG semakin solid karena seluruh indeks sektoral juga turut bergerak positif. Indeks sektoral yang menjadi pendorong utama kenaikan adalah sektor teknologi yang melesat 1,12%, disusul oleh sektor properti dengan kenaikan 0,88%, dan sektor keuangan yang menguat 0,75%. Performa impresif dari sektor-sektor ini menjadi tulang punggung kenaikan pasar.
Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi hari ini juga terpantau cukup ramai. Total volume perdagangan saham mencapai 1,51 miliar saham, dengan nilai transaksi keseluruhan menembus angka Rp 818,22 miliar. Angka tersebut menunjukkan gairah transaksi yang terjadi sejak awal sesi.
Sementara itu, dari jajaran saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45, beberapa nama berhasil mencetak kinerja terbaik. Tiga saham dengan kenaikan tertinggi pagi ini adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang melonjak 2,84%, diikuti oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan penguatan 2,60%, dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang naik 2,44%.
Di sisi lain, tidak semua saham LQ45 bergerak positif. Beberapa saham juga harus menghadapi tekanan jual. Tiga saham dengan penurunan terbesar dari indeks LQ45 pagi ini adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang melemah 1,11%, disusul oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan penurunan 0,44%, serta PT Astra International Tbk (ASII) yang juga turun 0,44%.










