KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) mengantongi restu dari pemegang saham untuk mengangkat pucuk pimpinan baru dan pembayaran dividen final dari buku tahun 2025.

Dalam keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rudy ditunjuk sebagai Presiden Direktur ASII. Selain itu, Siswadi dan Djap Tet Fa juga diangkat sebagai direktur.

Berikut jajaran direksi ASII:  

Presiden Direktur: Rudy 

Direktur: Gidion Hasan

Direktur: Santosa

Direktur: Gita Tiffani Boer

Direktur: FXL Kesuma

Direktur: Thomas Junaidi Alim. W

Direktur: Hsu Hai Yeh

Direktur: Siswadi

Direktur : Djap Tet Fa

Di sisi lain, pemegang saham juga menyetujui perubahan pada jajaran dewan komisaris dengan mengangkat Muhammad Chatib Basri dan Pariya Tangtongpairoth sebagai komisaris independen.

Berikut jajaran dewan komisaris ASII: 

Presiden Komisaris : Prijono Sugiarto 

Komisaris Independen : Sri Indrastuti Hadiputranto

Komisaris Independen : Muliaman Darmansyah Hadad

Komisaris Independen : Muhamad Chatib Basri 

Komisaris Independen : Pariya Tangtongpairoth 

Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale

Komisaris: Benjamin William Keswick

Komisaris: Stephen Patrick Gore

Komisaris: Lincoln Lin Feng Pan

Komisaris: Lee Liang Whye

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp 32,76 triliun.

Rupiah Ditutup Melemah keRp 17.286 Per Dolar AS Hari Ini (23/4), Terburuk di Asia

Dari jumlah tersebut, perusahaan menetapkan dividen tunai sebesar Rp 390 per saham atau maksimal Rp 15,66 triliun. Nilai tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 98 per saham atau Rp 3,96 triliun yang telah dibayarkan pada 31 Oktober 2025.

Dengan demikian, sisa dividen sebesar Rp292 per saham akan dibayarkan pada 25 Mei 2026 kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Adapun sisa penggunaan laba bersih sebesar Rp 17,09 triliun dibukukan sebagai laba ditahan perusahaan. Jumlah total yang sebenarnya, akan bergantung pada total dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.