KOTABARU-KALSELBABUSALAM.COM: Kotabaru kembali menghidupkan semangat pariwisata dan ekonomi kreatif dengan ajang bergengsi Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kabupaten Kotabaru 2025. Gelaran yang berlangsung di panggung Ekonomi Kreatif (Ekraf) Siring Laut, Jumat (21/2/2025) malam, menjadi panggung bagi anak-anak muda daerah untuk menampilkan potensi mereka dalam mendukung sektor pariwisata.
Acara ini resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kotabaru, H. Minggu Basuki, mewakili Bupati. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Sony Tua Halomoan, serta jajaran Forkopimda dan pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, H. Minggu Basuki menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ajang ini. “Atas nama Pemerintah Daerah Kotabaru, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, pengisi acara, dan seluruh pihak yang telah berperan dalam terselenggaranya Festival Putra Putri Parekraf Kotabaru 2025,” ujarnya.
Menurutnya, festival ini menjadi cerminan nyata dari peran aktif generasi muda dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah. “Mereka bukan hanya peserta lomba, tapi juga agen perubahan. Edukasi, inovasi, dan promosi adalah kunci dalam mengembangkan potensi wisata Kotabaru ke depan,” tambahnya.
Senada dengan itu, Kepala Disparpora Kotabaru, Sony Tua Halomoan, mengungkapkan tingginya animo generasi muda dalam ajang ini. Tahun ini, sebanyak 109 peserta mengikuti seleksi, terdiri dari 52 putra dan 57 putri. Dari jumlah itu, terpilih 12 finalis yang akan bersaing untuk menyandang gelar Putra-Putri Parekraf 2025.
“Ini bukan sekadar ajang kompetisi. Mereka yang terlibat memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah,” kata Sony.
Puncak acara ditandai dengan penancapan logo Festival Putra-Putri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif oleh H. Minggu Basuki, didampingi Kepala Disparpora serta para tamu undangan. Dengan terselenggaranya ajang ini, Kotabaru semakin menegaskan posisinya sebagai daerah yang serius mengembangkan sektor pariwisata dengan melibatkan generasi muda sebagai ujung tombaknya.(Ainah)










