KalselBabusalam.com – Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-269, Pura Mangkunegaran di Solo, Jawa Tengah, kembali mempersembahkan Festival Kuliner Mangkunegaran MakaN-MakaN yang sangat dinantikan. Acara istimewa ini dirancang untuk tidak hanya menjadi ajang kuliner semata, tetapi juga wadah pelestarian budaya yang kaya.
Digelar selama tiga hari penuh, mulai dari 1 hingga 3 Mei 2026, festival ini terbuka lebar bagi seluruh masyarakat. Lebih dari 80 tenant, baik kuliner maupun nonkuliner, siap memanjakan lidah dan mata pengunjung dengan berbagai pilihan menarik. Mulai dari hidangan tradisional yang tak lekang oleh waktu seperti getuk dan sosis solo, hingga sajian populer seperti rawon dan sate ayam, semuanya tersedia untuk dinikmati dalam suasana meriah.
Salah satu daya tarik utama MakaN-MakaN Solo adalah kehadiran kuliner khas Abdi Dalem Mangkunegaran. Hidangan-hidangan ini bukan sekadar sajian lezat, melainkan cerminan kekayaan cita rasa tradisional dan filosofi budaya yang mendalam. Pengunjung berkesempatan mencicipi keunikan tahu petis keprabon, trimo manyar, jenang Bu Nik, hingga pawon cenik, yang masing-masing menyimpan cerita dan makna tersendiri dalam warisan kuliner Pura Mangkunegaran.
Tak berhenti pada sajian kuliner, Pura Mangkunegaran juga berkomitmen pada pelestarian tradisi melalui workshop interaktif. Pengunjung dapat mengikuti workshop meronce bunga buntal, di mana mereka akan diajak mempelajari seni merangkai bunga melati dan kenanga langsung dari tangan terampil perempuan Abdi Dalem Pura Mangkunegaran. Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami keindahan dan makna di balik setiap rangkaian bunga dalam budaya Jawa.
Selain memanjakan selera dan memperkaya wawasan budaya, Festival MakaN-MakaN juga menawarkan berbagai aktivitas seru lainnya. Pengunjung bisa menguji keberuntungan dan ketangkasan dengan permainan seperti lempar dadu raksasa dan roda putar, serta mengasah kemampuan dalam pengelolaan keuangan. Semarak festival semakin terasa lengkap dengan pertunjukan musik yang energik, menciptakan suasana yang kian meriah dan penuh kegembiraan bagi semua yang hadir di Solo.









