
KalselBabusalam.com, SURABAYA — Jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menunjukkan komitmen kuat terhadap kinerja dan prospek positif perseroan. Melalui aksi borong saham, para direksi ini menegaskan sense of belonging serta keyakinan teguh manajemen terhadap fundamental dan potensi bisnis bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut di masa depan.
Langkah strategis ini diawali oleh Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, yang tercatat melakukan pembelian sebanyak 500.000 lembar saham. Menyusul kemudian Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, yang juga menambah kepemilikan sahamnya sejumlah 860.000 lembar. Dengan penambahan ini, total kepemilikan saham R. Arief Wicaksono kini mencapai 2.718.600 lembar.
Semangat serupa ditunjukkan oleh Direktur Menengah, Korporasi, dan Kelembagaan Bank Jatim, Arif Suhirman, yang memperkuat kepemilikannya dengan mengakuisisi 1.687.500 lembar saham. Pembelian ini terbagi dalam dua tahap: 847.500 saham dengan harga Rp590 dan 840.000 saham pada harga Rp585. Kini, total kepemilikan saham Arif Suhirman mencapai 5.335.000 lembar saham. Selain itu, Direktur Kepatuhan Bank Jatim, Umi Rodiyah, turut membeli 1.032.000 lembar saham dengan harga Rp580, menjadikan total kepemilikannya sebanyak 2.170.300 lembar. Tak ketinggalan, Direktur TI, Digital, dan Operasi Bank Jatim, Wiweko Probojakti, membeli 110.000 saham pada harga Rp580, dan Direktur Ritel dan Syariah Bank Jatim, Tonny Prasetyo, juga melakukan pembelian sebanyak 103.000 lembar saham dengan harga yang sama, yaitu Rp580.
Winardi Legowo menjelaskan bahwa aksi pembelian saham oleh jajaran direksi ini merupakan refleksi dari optimisme manajemen terhadap pertumbuhan bisnis perseroan yang berkelanjutan dan kokoh. Ia menegaskan, langkah ini tidak hanya memperkuat posisi internal, tetapi juga menjadi sinyal positif yang jelas bagi para investor.
“Manajemen memiliki keyakinan kuat terhadap kinerja Bank Jatim, tata kelola perusahaan yang baik, serta potensi peningkatan nilai perusahaan dalam jangka panjang,” ujar Winardi, dikutip pada Rabu (20/5/2026). Sebagai bank pembangunan daerah yang terus bertumbuh dan bertransformasi, Bank Jatim (BJTM) berkomitmen untuk senantiasa memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, serta memberikan nilai tambah yang optimal bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.
: Bank Jatim (BJTM) Catat Transaksi Digital Rp65,77 Triliun Sepanjang 2025
: : Bank Jatim (BJTM) Putuskan Bagi Dividen Rp850 Miliar
: : Bank Jatim (BJTM) Raup Laba Bersih Rp661,22 Miliar per Kuartal I/2026











