kalselbabusalam.com Kontingen bulutangkis Indonesia siap menggebrak turnamen Australian Open 2025 dengan sejumlah pemain andalan yang berhasil menyandang status unggulan. Nama-nama seperti Jonatan Christie dan talenta muda Alwi Farhan akan memimpin barisan Merah Putih dalam ajang bergengsi ini.
Para pebulutangkis elit kebanggaan Tanah Air akan kembali beraksi di lapangan pada Australian Open 2025. Turnamen BWF Super 500 ini dijadwalkan akan mulai bergulir pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney. Indonesia menunjukkan dominasinya dengan menempatkan wakil unggulan di hampir semua sektor, kecuali ganda putri.
Di nomor tunggal putra, dua kekuatan Indonesia dipastikan akan mengemban status unggulan. Mereka adalah Jonatan Christie, sang unggulan teratas atau unggulan 1, dan pemain muda berbakat, Alwi Farhan, yang menduduki unggulan ke-8. Perbedaan posisi unggulan antara Jonatan dan Alwi memang cukup signifikan. Jonatan, sebagai unggulan pertama, akan langsung menghadapi wakil Jepang, Yushi Tanaka, sebagai ujian pembuka di ajang ini. Sementara itu, Alwi Farhan, yang saat ini menempati peringkat ke-17 dunia, akan mendapatkan keuntungan dengan bertemu pemain dari babak kualifikasi pada babak 32 besar. Status unggulan ini memberikan posisi strategis bagi Alwi, membedakannya dari pemain non-unggulan, terutama dalam hal undian pertandingan.
SEA Games Terakhir Paling Sukses, Kondisi Indonesia Sekarang Jadi Pertimbangan Rexy Mainaky
Melangkah ke sektor tunggal putri, Indonesia juga memiliki dua wakil yang diunggulkan: Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardani. Gregoria, yang baru saja mencatatkan prestasi gemilang sebagai runner-up Kumamoto Masters 2025 pada akhir pekan lalu, akan tampil sebagai unggulan kelima. Sementara itu, Putri Kusuma Wardani menempati posisi yang lebih tinggi dengan menjadi unggulan kedua, tepat berada di bawah pemain hebat asal Korea Selatan, An Se-young.
Di nomor ganda putra, label unggulan tertinggi dari Indonesia akan disandang oleh pasangan non-pelatnas, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Duet yang berlatih di bawah bimbingan Hendra Setiawan ini akan bertindak sebagai unggulan keempat. Posisi unggulan Indonesia di sektor ini dilengkapi oleh Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang berada tepat satu tingkat di bawah Sabar/Reza sebagai unggulan kelima.
Namun, untuk sektor ganda putri, Indonesia tidak memiliki wakil unggulan. Situasi ini diperparah dengan mundurnya pasangan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, yang seharusnya menjadi unggulan pertama di kategori ini.
Beralih ke ganda campuran, Indonesia kembali menunjukkan kekuatan dengan menempatkan dua pasangan sebagai unggulan. Duet Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akan tampil sebagai unggulan kedua, sementara Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menyusul sebagai unggulan kedelapan.
Jadwal Siaran Langsung Australian Open 2025 – Misi Fajar/Fikri Lolos World Tour Finals Setelah Musuh Tersulit Absen
Berikut adalah daftar lengkap unggulan pada Australian Open 2025:
DAFTAR UNGGULAN AUSTRALIAN OPEN 2025
Tunggal Putra
- Jonatan Christie (Indonesia)
- Chou Tien Chen (Taiwan)
- Loh Kean Yew (Singapura)
- Kodai Naraoka (Jepang)
- Lin Chun-Yi (Taiwan)
- Kenta Nishimoto (Jepang)
- Lakhsya Sen (India)
- Alwi Farhan (Indonesia)
Tunggal Putri
- An Se-young (Korea Selatan)
- Putri Kusuma Wardani (Indonesia)
- Tomoka Miyazaki (Jepang)
- Ratchanok Intanon (Thailand)
- Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia)
- Supanida Katethong (Thailand)
- Michelle Li (Kanada)
- Busanan Ongbamrungphan (Thailand)
Ganda Putra
- Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India)
- Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia)
- Man Wei Chong/Kai Wun Tee (Malaysia)
- Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia)
- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (Indonesia)
- Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang)
- Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan)
- Wang Chi-Lin/Chiu Hsiang Chieh (Taiwan)
Ganda Putri
- Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia)
- Kie Nakanishi/Rin Iwanaga (Jepang)
- Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu (Taiwan)
- Tressa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela (India)
- Chiharu Shida/Arisa Igarashi (Jepang)
- Lin Jhih Yun/Hsu Yin-Hui (Taiwan)
- Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (Taiwan)
- Lee Yeon-woo/Jeong Na-eun (Korea Selatan)
Ganda Campuran
- Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia)
- Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (Indonesia)
- Ruttanapak Oupthong/Jhenica Sudjaipraparat (Thailand)
- Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang (Taiwan)
- Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan(Taiwan)
- Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark)
- Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin (Malaysia)
- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (Indonesia)











