ARUS lalu lintas di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) arah Jakarta pada Kamis, 26 Maret 2026 mengalami perlambatan di sejumlah titik akibat kendaraan yang berhenti di bahu jalan. Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, mengatakan secara akumulatif volume lalu lintas pada Kamis atau arus balik Lebaran 2026 terpantau lebih rendah 27 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan data pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB, tercatat sekitar 21 ribu kendaraan telah melintasi Tol Cipali melewati eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Jakarta. Jumlah kendaraan yang melintas lebih rendah sebesar 31 persen dibandingkan dengan periode yang sama di hari sebelumnya, dengan rata-rata volume mencapai 2.700 kendaraan per jam.

Sementara dari arah sebaliknya, atau dari Jakarta menuju arah Cirebon, tercatat sebanyak 5.000 kendaraan melintasi eks Gerbang Tol Cikopo. “Secara akumulatif, volume lalu lintas pagi ini terpantau lebih rendah 27 persen dibandingkan hari sebelumnya,” kata Ardam.

Ardam mengatakan meski volume kendaraan yang melintasi ruas Tol Cipali lebih rendah dari hari sebelumnya, terjadi kepadatan di sejumlah titik hingga arus lalu lintas melambat. Adapun penyebab utama perlambatan di lapangan diidentifikasi akibat meningkatnya jumlah kendaraan yang berhenti di bahu jalan, baik karena gangguan mesin maupun faktor kelelahan pengemudi.

Kelelahan fisik pemudik dalam perjalanan panjang dari arah Timur menuju Jakarta menyebabkan banyak pengendara memutuskan untuk beristirahat di bahu jalan maupun di rest area setibanya di ruas Tol Cipali.

Guna menjaga kenyamanan dan kelancaran arus, Astra Tol Cipali bersama kepolisian wilayah memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di seluruh rest area ruas Tol Cipali, mencakup KM 86, 102, 130 dan 166 (arah Cirebon) serta KM 164, 130, 101 dan 77 (arah Jakarta). Ardam menyampaikan apabila rest area penuh, pengguna jalan diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan tol.

Pilihan Editor: Katanya Stok BBM Aman, Mengapa di Daerah Langka?

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.