
KALSELBABUSALAM.COM
Banjarmasin – Menciptakan iklim usaha yang kondusif dan kompetitif menjadi visi utama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Selatan. Dengan menghimpun berbagai kalangan pengusaha, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), APINDO bertekad menggerakkan roda perekonomian daerah secara kolektif.
“Jika seluruh pengusaha bergabung dalam APINDO, kita bisa membangun sinergi yang kuat untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan mendukung kemajuan bersama,” ujar Winardi Sethiono, Ketua DPP APINDO Kalimantan Selatan. Pernyataan ini disampaikan dalam dialog Palidangan Noorhalis di Pro 1 RRI Banjarmasin, Kamis, 23 Januari 2025.
Dalam dialog tersebut, Winardi didampingi Antonius Simbolon, Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO Kalsel. Kehadiran keduanya bertujuan memperkenalkan peran APINDO di tengah masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan membangun hubungan industrial yang harmonis.
Winardi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pengusaha besar dan kecil untuk mewujudkan visi tersebut. “APINDO memiliki berbagai agenda untuk mendorong kemajuan usaha, tetapi partisipasi semua pihak menjadi kunci utama. Saling dukung antara pengusaha besar dan kecil adalah landasan kita untuk maju bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Antonius Simbolon mengungkapkan sejumlah strategi yang telah dirancang APINDO untuk memberdayakan pengusaha. Di antaranya melalui pelatihan, kursus, sertifikasi keterampilan, pameran, dan expo. Selain itu, APINDO juga membuka peluang kerjasama dengan pengusaha lain, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“APINDO memiliki kapasitas untuk mendukung para pengusaha. Dengan sumber daya yang tersedia dan dukungan pemerintah daerah yang cukup terbuka, kita bisa memfasilitasi pertumbuhan usaha melalui berbagai program strategis,” jelas Antonius.
Winardi menambahkan, beberapa agenda yang digagas Dewan Pengurus Nasional (DPN) APINDO dapat menjadi peluang besar bagi pengusaha Kalimantan Selatan. Salah satu yang disoroti adalah kerjasama yang dirintis hingga tingkat internasional. “Jika pengusaha lokal memanfaatkan peluang ini dengan maksimal, tentu dampaknya akan terasa besar bagi ekonomi Kalimantan Selatan,” ujar Winardi penuh optimisme.
Dialog ini mendapat respons positif dari pendengar Pro 1 RRI Banjarmasin. Banyak dari mereka yang menyatakan ketertarikannya untuk bergabung dengan APINDO, terutama demi meningkatkan keahlian, membuka jaringan, dan memperluas pengembangan usaha.
Sebagai organisasi yang mengedepankan semangat kolaborasi, APINDO berharap dapat menjadi rumah bagi pengusaha dari berbagai skala, menciptakan sinergi antara sektor industri, pemerintah, dan masyarakat. Dengan demikian, impian akan iklim usaha yang kondusif dan kompetitif di Kalimantan Selatan semakin mendekati kenyataan.(Tim)











