
KalselBabusalam.com – Bursa transfer musim panas 2025 telah memasuki fase krusial, di mana banyak pemain tengah mencari kepastian masa depan mereka. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers. Situasinya menjadi menarik karena hingga akhir Agustus ini, pemain berusia 24 tahun tersebut belum juga mendapatkan klub baru setelah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama FC Twente.
Di tengah ketidakpastian ini, muncul kabar mengenai ketertarikan dari pelatih SC Telstar, Anthony Correia, yang disebut-sebut siap menampung Hilgers. Ketertarikan Correia terhadap bek tangguh ini pertama kali dilaporkan oleh Twentee Inside. “Pelatih SC Telstar Anthony Correia mencoba menyelamatkan karier Mees Hilgers dengan mengajukan minatnya kepada bek Timnas Indonesia tersebut,” dilansir dari media lokal Belanda, Twentee Inside.
Hilgers Ditinggalkan Twente karena Enggan Perpanjang Kontrak
Kondisi Hilgers di Twente memang sudah tidak ideal sejak akhir tahun lalu. Keputusannya menolak perpanjangan kontrak yang sejatinya baru akan berakhir pada musim panas 2026, berujung pada pencoretan namanya dari skuad inti. Sejak saat itu, sang pelatih jarang sekali menurunkannya dalam ajang Eredivisie, praktis membuat Hilgers terpinggirkan.
FC Twente bahkan telah bergerak cepat untuk mencari pengganti. Mereka sukses mendatangkan Stav Lemkin, seorang bek muda berbakat asal Israel, untuk mengisi lini belakang. Langkah ini semakin menempatkan Hilgers dalam posisi yang sulit, mengingat bursa transfer Belanda akan resmi ditutup pada 2 September mendatang. Dengan waktu yang semakin terbatas, Hilgers harus segera mengambil keputusan agar peluangnya untuk bermain reguler musim ini tidak hilang begitu saja.
Tawaran dari Spanyol, Italia, Hingga Rumor Crystal Palace
Sebelumnya, Mees Hilgers sempat dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa yang menunjukkan minat serius. Pada Desember tahun lalu, sang agen bahkan mengungkapkan adanya tawaran dari beberapa tim La Liga Spanyol serta Serie A Italia. Rumor yang paling menarik perhatian adalah kemungkinan kepindahannya ke klub Premier League, Crystal Palace, yang musim lalu berhasil keluar sebagai juara Piala FA. Namun, hingga saat ini, semua kabar tersebut belum terealisasi menjadi kesepakatan resmi.
Hilgers, yang memiliki darah Indonesia dari sang ibu asal Sulawesi Utara, kini dihadapkan pada pilihan sulit: apakah tetap berkarier di Belanda atau mencoba peruntungan baru di luar negeri demi ambisi jangka panjangnya. Beberapa klub besar Eredivisie seperti Ajax Amsterdam, Feyenoord Rotterdam, hingga PSV Eindhoven juga dikabarkan sempat masuk dalam daftar peminat. Namun, Hilgers tampaknya lebih condong mencari tantangan baru di luar Belanda, membuat pendekatan dari klub-klub papan atas Liga Belanda ini tidak menemui hasil.
SC Telstar Siap Jadi Jalan Baru
Di tengah kebuntuan bursa transfer ini, muncul tawaran mengejutkan dari SC Telstar. Klub yang baru promosi ke Eredivisie ini memang bukan tim papan atas, namun mereka memiliki misi ambisius untuk bertahan di kompetisi tertinggi Belanda. Pelatih Anthony Correia menilai Hilgers bisa menjadi bagian penting dalam proyek jangka panjang tersebut, menawarkan kesempatan bermain reguler yang sangat dibutuhkan Hilgers saat ini.
Bagi Telstar, mendatangkan Hilgers bukan hanya sekadar urusan teknis, melainkan juga memiliki nilai historis. Klub ini punya jejak sejarah yang kuat dengan pemain keturunan Indonesia. Sebelumnya, nama Stefano Lilipaly pernah memperkuat Telstar, menjadikannya salah satu klub Belanda yang cukup dekat dengan publik sepak bola Indonesia. Kehadiran Hilgers bisa kembali menghidupkan ikatan tersebut.
Kini, keputusan ada di tangan Hilgers. Menyambut tawaran Telstar bisa menjadi solusi cepat agar ia tetap bermain di level tertinggi sepak bola Eropa. Namun, ambisinya untuk berkarier di luar Belanda mungkin membuat keputusan itu semakin rumit. Dengan usia yang masih 24 tahun, ia tentu ingin memastikan langkah berikutnya sesuai dengan target jangka panjang kariernya.
Waktu terus berjalan, dan hanya tersisa hitungan hari sebelum jendela transfer ditutup. Publik sepak bola Indonesia menantikan dengan antusias ke mana Hilgers akan berlabuh. Apakah ia akan menerima ajakan Correia di Telstar, kembali dipercaya klub besar Eredivisie, atau benar-benar melanjutkan petualangan di Spanyol, Italia, bahkan Inggris?
Situasi ini menempatkan Hilgers pada momen penting dalam kariernya. Sebagai bek yang pernah mencuri perhatian di Eredivisie dan kini menjadi bagian dari Timnas Indonesia, setiap keputusan akan berdampak besar. Yang jelas, bursa transfer kali ini akan sangat menentukan arah masa depan Mees Hilgers di kancah sepak bola Eropa. Untuk sementara, para pendukung Timnas Indonesia hanya bisa menunggu kabar resmi. Apapun pilihannya, Hilgers tetap menjadi salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki Indonesia di kancah sepak bola Eropa.











