
KalselBabusalam.com – Stadion Gelora Bandung Lautan Api menjadi saksi bisu perjuangan Persib Bandung saat menjamu Ratchaburi FC dalam leg kedua babak 16 besar ACL 2 pada Rabu (18/2) malam. Meskipun berhasil menorehkan kemenangan tipis 1-0 di hadapan ribuan pendukung setia, perjalanan Pangeran Biru di kancah Asia harus terhenti. Kekalahan agregat 1-3 tak terhindarkan, membuat mereka gagal melangkah ke babak perempat final.
Pertandingan yang penuh tensi ini diwarnai oleh serangkaian drama yang memanaskan atmosfer lapangan. Mulai dari gol yang sempat dianulir oleh wasit hingga insiden kartu merah yang diterima oleh pemain kunci Persib, Uilliam Barros, yang secara signifikan mengubah dinamika dan jalannya pertandingan.
Starting XI Persib vs Ratchaburi FC
Persib Bandung: Teja Paku Alam; Patricio Matricardi, Federico Barba, Alfeandra Dewangga, Frans Putros; Adam Alis, Thom Haye, Eliano Reijnders; Berguinho, Andrew Jung, Uilliam Barros.
Ratchaburi FC: Pathom-attakul; Mutombo Kupa, Jonathan Khemdee, Daniel Ting, Jesse Curan; Pedro Tana, Kaewprom, Srisuwan; Denilson Jr, Negueba, Glesyson Oliveira.
Jalannya Pertandingan Persib vs Ratchaburi FC

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persib langsung tancap gas dengan tampil menekan. Sadar harus mengejar defisit tiga gol dari leg pertama, ‘Maung Bandung’ berambisi mencetak gol cepat. Harapan sempat membumbung tinggi pada menit ke-4 ketika Berguinho berhasil menyundul bola ke gawang lawan, namun kegembiraan itu sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena sang pemain dianggap berada dalam posisi offside.
Meskipun sudah mengantongi keunggulan agregat 3-0, Ratchaburi FC tidak memilih bermain aman. Tim tamu sesekali melancarkan serangan balik yang tajam, memanfaatkan kesalahan-kesalahan yang dilakukan penggawa Persib, dan beberapa kali berhasil mengancam gawang yang dijaga Teja Paku Alam. Namun, kokohnya pertahanan kedua tim membuat skor kacamata bertahan cukup lama.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-42. Andrew Jung berhasil membobol gawang Ratchaburi setelah memanfaatkan bola liar yang tercipta dari kontak antara Alfeandra Dewangga dan pemain lawan di dalam kotak penalti. Gol ini sempat memicu perdebatan. Wasit awalnya menganulir gol tersebut karena menganggap Dewangga berada dalam posisi offside saat berakselerasi.
Namun, setelah melalui peninjauan intensif oleh sistem Video Assistant Referee (VAR), keputusan wasit berubah. Gol Andrew Jung akhirnya dinyatakan sah, membuat Persib unggul 1-0 dan mengubah agregat menjadi 1-3. Sorak sorai pendukung pun membahana, memantik semangat Pangeran Biru.
Sayangnya, euforia Persib tidak bertahan lama. Di penghujung babak pertama, petaka menimpa ‘Maung Bandung’. Uilliam Barros diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah dinilai melakukan tekel berbahaya terhadap bek Ratchaburi, Jonathan Khemdee. Insiden dramatis ini sekaligus menutup jalannya babak pertama, dengan Persib unggul 1-0 namun harus menghadapi babak kedua dengan sepuluh pemain dan masih tertinggal agregat 3-1.

Memasuki babak kedua, meskipun harus bermain dengan sepuluh pemain, pelatih Persib melakukan beberapa perubahan strategis. Beckham Putra dan Layvin Kurzawa dimasukkan untuk menggantikan Alfeandra Dewangga dan Adam Alis, dengan harapan menambah daya gedor dan kreativitas di lini serang.
Meskipun kalah jumlah pemain, Persib tetap tampil agresif. Mereka terus melancarkan gelombang demi gelombang serangan ke pertahanan Ratchaburi. Namun, rapatnya barisan pertahanan tim tamu berhasil mematahkan banyak peluang emas yang diciptakan ‘Maung Bandung’ hingga pertengahan babak kedua, menunjukkan disiplin tinggi.
Dampak kekurangan satu pemain di lapangan mulai terasa jelas ketika laga memasuki menit ke-70. Skuad Persib Bandung terlihat mulai kehilangan agresivitas dan kreativitasnya, yang pada akhirnya membuat mereka lebih sering terkurung di area pertahanan sendiri. Stamina para pemain pun tampak terkuras untuk menahan gempuran lawan.
Di seperempat akhir babak kedua, Persib sempat kembali mendapatkan peluang emas yang bisa mengubah keadaan. Tendangan keras Layvin Kurzawa yang sudah berada di posisi strategis, tepat di depan gawang, sayangnya masih mampu dihalau dengan gemilang oleh kiper Ratchaburi, menggagalkan upaya Persib untuk menambah gol.
Menjelang peluit akhir pertandingan, keletihan para pemain ‘Maung Bandung’ semakin terlihat. Stamina yang terkuras akibat bermain dengan sepuluh orang membuat Ratchaburi menjadi lebih nyaman dalam mengontrol permainan dan mempertahankan keunggulan agregat mereka hingga pertandingan usai.
Peluit panjang wasit akhirnya mengakhiri pertandingan yang penuh drama dan perjuangan ini. Meskipun Persib Bandung berhasil memetik kemenangan 1-0 di kandang sendiri, hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Mereka gagal mengejar defisit tiga gol dan harus merelakan tiket perempat final ACL 2 jatuh ke tangan Ratchaburi FC dengan agregat akhir 1-3.











