BANJAR KALSELBABUSALAM.COM

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memastikan kesiapan Posko Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan dalam memberikan pelayanan kepada jemaah pada pelaksanaan Momen 5 Rajab.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, menyampaikan bahwa Dinas Sosial berperan sebagai koordinator dua posko yang disiapkan pemerintah provinsi, yakni Posko Fajar Harapan dan Posko Budi Sejahtera. Posko Fajar Harapan menjadi salah satu titik utama pelayanan bagi jemaah yang singgah.

“Alhamdulillah, hari ini Posko Fajar Harapan mendapat kunjungan langsung dari Bapak Gubernur Kalimantan Selatan beserta Ibu, serta Kapolda Kalsel dan Ibu. Dari sisi kami, insyaallah siap melayani seluruh jemaah Momen 5 Rajab dengan sebaik-baiknya,” ujar Farhanie.

Ia menjelaskan, pelayanan posko dimulai sejak kedatangan jemaah hingga rangkaian ibadah, termasuk pelaksanaan salat berjemaah dari Maghrib hingga puncak Momen 5 Rajab. Untuk menunjang kenyamanan, posko telah dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya tempat wudhu di beberapa titik dengan masing-masing sekitar delapan titik di sisi kanan dan kiri area posko.

“Kesiapan air juga kami maksimalkan dengan menyiapkan beberapa tandon air agar kebutuhan jemaah tetap terpenuhi,” jelasnya.

Dari sisi konsumsi, Posko Fajar Harapan mendapat dukungan dapur induk BPBD Provinsi Kalimantan Selatan dengan estimasi penyediaan 7.000 hingga 8.000 porsi makanan, ditambah makanan ringan serta mie instan bagi jemaah.

“Hari ini saja, Alhamdulillah kami mendapat dukungan hampir seribu porsi dari BPBD dan sudah dibagikan kepada jemaah yang datang,” ungkap Farhanie.

Fasilitas sanitasi juga menjadi perhatian. Posko dilengkapi mobil toilet ber-AC yang telah ditinjau langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan dan ditempatkan di sekitar area panti untuk menunjang kenyamanan jemaah.

Untuk kapasitas, Posko Fajar Harapan diperkirakan mampu menampung sekitar 1.500 hingga 2.000 jemaah. Penataan lokasi salat telah diatur agar tertib dan nyaman, termasuk penempatan imam di bagian depan aula.

Terkait kondisi cuaca, Farhanie menyebutkan bahwa berdasarkan informasi BMKG, puncak Momen 5 Rajab diprediksi berawan dengan potensi hujan ringan pada sore hari.

“Mudah-mudahan cuaca sesuai prediksi BMKG sehingga pelaksanaan Momen 5 Rajab dapat berjalan dengan lancar dan khidmat,” harapnya.

Ia menambahkan, Gubernur Kalimantan Selatan berpesan agar seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah yang hadir(mckalsel/lnk).

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.