
Banjarmasin – KALSELBABUSALAM.COM
Di tengah derasnya penetrasi media sosial, TikTok menjadi ruang baru yang tak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga peluang ekonomi bagi warga Kalimantan Selatan. Dengan modal kuota internet atau jaringan WiFi, pengguna dapat menayangkan siaran langsung, memasarkan produk, hingga mengumpulkan pendapatan dari gift virtual para penonton.
Fenomena itu turut dirasakan Siti, kreator TikTok asal Kompleks Wengga, Banjarmasin Selatan. Melalui akun @Acil SitiMantuil, ia rutin menyiarkan shalawatan setiap pagi pukul 06.00–06.30, sebuah konten yang justru membawanya berinteraksi dengan ribuan penonton dari berbagai daerah di Indonesia.
“TikTok ini salah satu sarana hiburan murah meriah dan juga bisa menghasilkan uang melalui gift yang diberikan para penonton saat kita live,” ujar Siti saat dikonfirmasi, Senin (24/11).
Menurutnya, keuntungan terbesar dari platform ini bukan hanya pendapatan tambahan, tetapi juga jejaring pertemanan yang terbentuk lintas daerah. Ia menuturkan, saat siaran langsung, tak jarang muncul penonton dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan hingga luar daerah yang memberikan dukungan melalui berbagai jenis gift.
“Kadang saat kita live, banyak sahabat dari berbagai wilayah hadir mensupport dengan gift yang lumayan kalau dicairkan. Misalnya gift paus menyelam, nominalnya besar kalau ditukarkan dengan top up,” jelas Siti yang memiliki Followers tiktok 14,9 ribu ini.
Selain gift virtual, Siti mengaku kerap menerima bantuan dari penggemar melalui transfer dana digital—yang ia sebut sebagai “jalur langit”. Pendapatan ini tidak mengalami potongan seperti gift TikTok, sehingga nilainya bisa lebih besar.
“Kalau mereka limit koin, sering juga berbagi rezeki lewat jalur langit (Dana). Nominalnya kadang besar dan kita menerima tanpa potongan,” katanya.
Siti menyampaikan apresiasinya kepada TikTok yang menurutnya telah membuka ruang penghasilan bagi warga yang aktif berkreativitas di dunia digital.
“Terima kasih kepada TikTok yang sudah memberikan akses untuk menghasilkan rezeki bagi para penggunanya,” ujarnya.
Dengan semakin populernya TikTok di Kalimantan Selatan, fenomena kreator seperti Siti menunjukkan bahwa media sosial kini menjadi salah satu ruang ekonomi baru yang kian digemari masyarakat.(Lnk)











