KALSELBABUSALAM.COM
Kotabaru – Sebidang lahan di Desa Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, kini menjelma menjadi sumber ketahanan pangan berkat tangan dingin Mulia Bijeh Mata. Dengan sistem bioflog, ia membudidayakan ikan nila di pekarangan rumahnya. Upaya ini mendapat dorongan penuh dari Bhabinkamtibmas setempat, Brigadir Adam Risky Amida, yang tak sekadar menjaga keamanan, tetapi juga turun tangan membantu kesejahteraan warga.

Di atas lahan seluas 15 x 30 meter itu, berdiri 20 bioflog yang masing-masing berisi ikan nila yang siap dibesarkan. Bioflog bukan sekadar metode budidaya biasa. Teknologi ini memungkinkan ikan tumbuh dengan optimal di ruang terbatas, sekaligus menjaga kualitas air secara berkelanjutan. Dengan sistem ini, produktivitas meningkat tanpa harus memiliki kolam besar.

Kehadiran polisi dalam program ini menunjukkan wajah lain dari kepolisian—bukan hanya sebagai penjaga ketertiban, tetapi juga mitra dalam membangun ekonomi warga. Brigadir Adam Risky Amida secara aktif memberikan pendampingan, memastikan program ini berjalan lancar dan bisa menjadi inspirasi bagi warga lainnya.

Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., menegaskan bahwa kepolisian tak hanya hadir di tengah masyarakat dalam aspek keamanan, tetapi juga siap berkolaborasi dalam pengembangan program ketahanan pangan. “Kami ingin masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan dengan produktif. Budidaya ikan nila dengan sistem bioflog adalah salah satu contoh konkret bagaimana ketahanan pangan bisa dibangun dari lingkungan sekitar,” ujarnya.

Upaya ini bukan sekadar program sesaat, tetapi langkah nyata menuju kemandirian pangan di Kotabaru. Dengan semakin banyak warga yang mengadopsi metode ini, pekarangan rumah bukan lagi sekadar ruang kosong, melainkan sumber kehidupan dan ketahanan pangan yang menjanjikan.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.