kalselbabusalam.com – Marselino Ferdinan berpotensi besar untuk dipanggil kembali memperkuat timnas U-23 Indonesia, seiring dengan penunjukan Indra Sjafri sebagai pelatih kepala untuk ajang SEA Games 2025.

Di tengah periode kariernya yang sedang mengalami pasang surut di Eropa, kembali berlaga di turnamen yang pernah ia menangi mungkin bisa menjadi titik balik bagi Marselino Ferdinan.

Sejak memutuskan berkarier di benua biru, Marselino Ferdinan kini memasuki musim ketiganya dengan minimnya menit bermain di level klub. Pada musim 2023/2024, gelandang muda berusia 21 tahun ini hanya mencatatkan tiga penampilan bersama KMSK Deinze, salah satunya disebabkan oleh cedera yang ia alami di paruh pertama musim tersebut.

Situasi tidak banyak berubah pada musim 2024/2025 ketika ia hanya bermain dua kali untuk Oxford United, dikarenakan ketatnya persaingan di Liga Inggris. Kini, untuk musim 2025/2026, sang wonderkid ini mencoba peruntungan baru dengan status pinjaman ke klub Liga Slovakia, AS Trencin.

Secara teoretis, Liga Slovakia seharusnya menjadi kompetisi yang lebih terjangkau bagi pemain Indonesia, mengingat jejak positif yang pernah ditorehkan oleh Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri. Namun, kendala kembali muncul. Marselino bergabung dengan AS Trencin pada penghujung bursa transfer, tepatnya 6 September lalu, yang kemudian diikuti oleh masalah administrasi yang belum rampung.

Akibatnya, hingga akhir September, ia belum juga dapat bergabung dan berlatih bersama klub barunya. Kondisi ini menempatkan Marselino dalam situasi darurat; ia sangat membutuhkan menit bermain untuk menjaga performa dan kepercayaan dirinya.

Dalam situasi krusial seperti ini, timnas U-23 Indonesia bisa menjadi “tempat pemulihan” yang ideal bagi Marselino. Garuda Muda dijadwalkan akan berlaga di SEA Games 2025, dan akan ditangani oleh pelatih berpengalaman, Indra Sjafri. Perlu diingat, Marselino Ferdinan adalah salah satu pilar penting di lini tengah Garuda Muda saat Indonesia sukses meraih medali emas SEA Games 2023.

Kala itu, pemain yang akrab disapa Marceng ini sedang dalam performa puncak setelah mendapatkan menit bermain reguler bersama KMSK Deinze di paruh kedua musim 2022/2023. Indra Sjafri sendiri telah menyampaikan visinya untuk SEA Games 2025.

“Yang tentu sesegera mungkin mencari pemain-pemain terbaik dan paling cocok untuk menghadapi SEA Games ini,” ujar Indra Sjafri. Ia juga menambahkan, “Dan alhamdulillah tim atau para pemain sesuai regulasi adalah kelahiran 2003-2004 dan seterusnya. Kita kemarin melihat daftar pemain yang AFF, AFC, kualifikasi, itu regulasinya sama.”

Pelatih berusia 62 tahun itu melanjutkan, “Apa artinya? Para pemain-pemain yang kemarin yang sudah dapat jam terbang lima kali di pertandingan AFF dan tiga kali di AFC, saya bisa meyakinkan bahwa tim itu menjadi kerangka tim untuk SEA Games.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa pemain-pemain muda berpengalaman, termasuk Marselino, berpeluang besar menjadi bagian dari skuad.

Meskipun demikian, penting untuk digarisbawahi bahwa Marselino Ferdinan kemungkinan besar tidak akan bisa mengikuti pemusatan latihan (TC) jangka panjang ala Indra Sjafri. Pelatih tersebut berencana memulai TC pada 3 Oktober. Jika Marselino dipaksakan untuk ikut TC jangka panjang, hal itu justru berisiko mengganggu dan bahkan dapat menghambat perkembangan kariernya di AS Trencin.

Solusi terbaik yang bisa ditempuh adalah menghadirkan Marselino hanya pada saat turnamen SEA Games 2025 digelar, yang direncanakan pada 3 Desember mendatang. Namun, perlu juga dipertimbangkan, jika saat SEA Games tiba Marselino sudah mampu bermain reguler dan menunjukkan performa apik bersama AS Trencin, akan lebih bijak untuk membiarkannya fokus dan terus berkembang bersama klubnya di Eropa.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.