
KALSELBABUSALAM.COM
Tanah Bumbu, 8 Desember 2024 – Dalam suasana penuh penghormatan, Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, S.I.K., M.Med. Kom., bersama jajaran Polres Tanah Bumbu, menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-77 kepada Reserse Polri. Momen ini tak sekadar selebrasi, melainkan wujud apresiasi atas dedikasi tanpa henti yang telah diberikan jajaran reserse dalam menjaga ketertiban dan menegakkan hukum di Indonesia.
“Reserse Polri adalah ujung tombak penegakan hukum di negeri ini. Dalam usia ke-77, semoga institusi ini semakin profesional, berintegritas, dan terus dicintai masyarakat,” ujar AKBP Arief. Dengan nada penuh optimisme, ia mengajak seluruh personel untuk tidak sekadar bertahan, tetapi terus berinovasi di tengah tantangan kejahatan yang kian kompleks di era digital.
Tak lupa, Kapolres juga menyoroti pentingnya sinergitas antar-unit dalam organisasi Polri maupun dengan instansi terkait. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan Reserse Polri adalah hasil dari kerja kolektif yang solid, yang saling menopang untuk mewujudkan keamanan dan keadilan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Peringatan Dirgahayu ke-77 Reserse Polri di lingkungan Polres Tanah Bumbu diwarnai dengan doa bersama, refleksi kinerja, dan tekad untuk terus melangkah maju. Tak hanya seremonial, kegiatan ini menjadi ruang introspeksi sekaligus penyemangat bagi jajaran reserse di wilayah Tanah Bumbu untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
Pesan AKBP Arief juga mencerminkan semangat kolektif di tubuh Polri, di mana inovasi dan profesionalisme menjadi pilar utama dalam menghadapi dinamika keamanan. “Kita harus selalu sigap, cepat bertindak, dan mengedepankan integritas dalam setiap langkah. Tantangan di depan tidak ringan, tetapi dengan semangat kebersamaan, kita pasti bisa menjawabnya,” tuturnya.
Kapolres Tanah Bumbu menekankan bahwa menghadapi kejahatan era modern memerlukan pendekatan yang berbeda. Kompetensi sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan tersebut. Ia mendorong jajarannya untuk terus belajar, memahami teknologi terkini, dan mengaplikasikan strategi baru yang lebih efektif.
Seiring dengan meningkatnya ancaman kejahatan siber, perdagangan narkotika, hingga kejahatan lintas batas, personel reserse diharapkan mampu menjawab kebutuhan zaman dengan kemampuan yang relevan. “Perubahan adalah keniscayaan. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru tertinggal oleh perkembangan,” pungkasnya.
Dirgahayu ke-77 Reserse Polri menjadi momentum untuk merefleksikan pencapaian sekaligus menatap masa depan dengan keyakinan. Jajaran Polres Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mengawal keamanan di wilayah mereka dengan sepenuh hati.
“Reserse Polri bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat. Teruslah menjadi pelindung, pengayom, dan penegak hukum yang profesional dan terpercaya,” tutup AKBP Arief dengan tegas.
Dengan usia yang semakin matang, harapan besar tertuju pada Reserse Polri untuk terus menjadi ujung tombak penegakan hukum yang mampu menjawab tantangan zaman, menjaga marwah institusi, dan membawa Indonesia menuju keamanan yang lebih baik.
@arifprasttd.











