
PEMERINTAH Kabupaten Bogor memberangkatkan sekitar 4.000 pemudik tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur menggunakan 77 armada bus pada periode Lebaran 2026. Sebab membawa kebahagiaan yang luar biasa dan pemudik yang ditunggu keluarganya di kampung, sopir bus diminta lebih berhati-hati dalam berkemudi untuk menjaga keselamatan para penumpang.
“Kalau ngantuk, istirahat, jangan memaksakan mengemudi. Karena mereka membawa kebahagian luar biasa, ada cucu yang ditunggu neneknya, anak ditunggu orang tuanya. Saya pesan kepada para sopir, ingat Anda membawa amanah yang sangat besar. Antarkan mereka dengan baik dan selamat sampai kampung tujuan,” kata Bupati Bogor, Rudy Susmanto di Gelora Pakansari, Cibinong pada Rabu, 17 Maret 2026.
Rudy mengatakan, awalnya pada tahun ini pemerintah Kabupaten Bogor hendak memberangkatkan pemudik dari pulau hingga lintas pulau Sumatera. Namun karena keterbatasan jumlah armada bus, jadi hanya memberangkatkan atau memfasilitasi pemudik ke sejumlah daerah di Pulau Jawa saja.
Untuk armada dengan jumlah 77 unit bus, Rudy menyebut, jumlah itu merupakan gabungan dari Kepolisian Resor Bogor dengan jumlah 40 unit, Pemkab Bogor 20 unit dan 17 unit dari pihak swasta. Selaku kepala daerah dengan jumlah penduduk terbesar, Rudy pun mengapresiasi kolaborasi pemberangkatan mudik gratis itu.
“Turut saya apresiasi para petugas yang siap siaga menjaga keamanan dan kelancaran dua hari raya yang berbarengan, yakni Nyepi dan Idul Fitri. Di saat warga yang lain merayakan hari raya bersama keluarga, Anda semua di sini melayani masyarakat dan menjalankan tugas,” kata Rudy.
Salah seorang pemudik, Uripah mengaku bahagia karena tahun ini dirinya bisa mudik Lebaran setelah lebih kurang 5 tahun tidak melakukannya. Perempuan berusia 43 tahun itu sebelumnya mendapat informasi program mudik gratis dari tetangganya.
Kemudian ia mendaftar secara online untuk dirinya, suaminya dan dua anaknya. Pendaftaran dirinya menuju Solo pun diterima petugas dan Uripah beserta keluarga menjadi bagian pemudik gratis yang diselenggarakan Pemkab Bogor.
“Terakhir mudik ke Solo itu sebelum adanya Covid, setelah itu hingga hari ini tidak mudik karena soal biaya. Alhamdulillah untuk tahun ini dapat jadi peserta mudik gratis yang digelar Pemkab Bogor, tentu saya sangat bahagia karena bisa kembali bersilaturahmi dan berkumpul saat hari raya bersama sanak famili di kampung halaman,” kata Uripah.
Pilihan Editor: Mengapa Mudik Lebaran Memakai Sepeda Motor Kian Marak











