KALSELBABUSALAM.COM
KERTAK HANYAR – Sebuah langkah strategis ditempuh oleh rombongan Kesbangpol dan Forum Ormas “Belum Hinje Hapakat” dari Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, saat mereka bertemu Forum Komunikasi Gabungan Lintas Ormas (FKGLO) Kalimantan Selatan. Pertemuan yang berlangsung di Sekretariat FKGLO, Kertak Hanyar, pada senin 2 Desember 2024 ini membuka peluang baru bagi ormas di Kalimantan untuk bersinergi demi masa depan yang lebih mandiri dan berdaya guna.

Ketua Forum Ormas Gunung Mas, Dein G. Narang, menyatakan kekagumannya terhadap keberhasilan FKGLO dalam menciptakan kemandirian organisasi yang solid. “Kami terinspirasi oleh pengelolaan mandiri FKGLO. Ini adalah momentum strategis untuk membawa ormas di Gunung Mas melangkah lebih jauh,” ujar Dein.

Tak sekadar kunjungan biasa, pertemuan ini juga menjadi ajang kaji tiru bagi rombongan dari Kalimantan Tengah, yang berambisi memperkuat peran ormas dalam menjawab tantangan sosial. Kepala Kesbangpol Gunung Mas, Sugiarto, menegaskan bahwa kunjungan ini adalah langkah konkret untuk mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

Ketua FKGLO, Abdur Rahman, menilai pertemuan ini sebagai awal dari kerja sama strategis yang lebih besar. “Kami percaya bahwa sinergi ini dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang tangguh,” ungkapnya.

Dalam diskusi yang digelar, sejumlah isu utama dibahas, seperti kemandirian finansial, pengembangan kapasitas anggota, dan strategi membangun kepercayaan publik. Semua pihak sepakat bahwa tantangan global hanya bisa dihadapi dengan kolaborasi lintas wilayah.

“Bukan sekadar berbagi pengalaman, kami ingin menyatukan potensi untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Dein optimistis.

Dein juga menekankan bahwa ormas harus melampaui perannya sebagai pelengkap masyarakat. “Ormas di Gunung Mas harus menjadi penggerak utama dalam menjawab kebutuhan sosial. Belajar dari FKGLO, kami yakin bisa menjadi lebih mandiri dan berkontribusi nyata,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Gunung Mas menilai pertemuan ini sebagai pintu masuk menuju kolaborasi jangka panjang yang mampu mendukung cita-cita bersama, baik di Kalimantan maupun di tingkat nasional.

Dengan semangat kerja sama lintas daerah, ormas dari dua provinsi ini menunjukkan bahwa kolaborasi bukan hanya kata-kata, tetapi langkah nyata menuju visi Indonesia yang lebih kuat dan bersatu.ih

“Pertemuan ini mengukuhkan peran ormas sebagai penggerak utama, bukan hanya untuk wilayah masing-masing, tetapi untuk masa depan Indonesia,” pungkas Dein.

Pertemuan ini menjadi tonggak baru dalam sejarah ormas Kalimantan, mengingatkan bahwa sinergi dan kemandirian adalah kunci menuju masa depan yang cerah. Apakah langkah ini akan menjadi model bagi daerah lain? Waktu yang akan menjawab.(Ainah)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.