Ahmad Dhani tengah menjadi sorotan usai membongkar isu perselingkuhan seorang wanita dengan bos TV swasta. Dhani membongkar hal tersebut sambil mengunggah momen ketika anaknya, Shafeea Ahmad, menangis dalam acara siraman pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju di akun Instagramnya.

Dalam jumpa pers yang digelar Dhani di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Dhani akhirnya mengungkap alasan mengapa ia membongkar isu perselingkuhan yang diduga untuk menyindir mantan istrinya, Maia Estianty.

Pentolan Dewa 19 ini mengaku kesal dengan sikap Maia saat di acara siraman El Rumi. Di situ, Maia memang sempat mengungkit soal kondisi saat dirinya harus berpisah dengan anak-anaknya saat mereka masih kecil.

“Sebenarnya saya sudah malas bongkar kayak gini, tapi karena diungkit-ungkit terus sudah 20 tahun,” ungkap Ahmad Dhani, Selasa (5/5).

Bapak 5 anak ini mengaku heran dengan sikap Maia yang dinilai tak dewasa karena masih mengungkit masa lalu. Padahal, ia dan Maia kini sudah sama-sama menjalani kehidupan rumah tangga yang baru.

“Maia sudah menikah selama 10 tahun bersama Irwan Mussry kok masih ungkit-ungkit masa lalu gitu lho. Makanya saya kesal,” katanya.

Tak hanya itu, Dhani bahkan mengaku sudah kerap mengingatkan mantan istrinya itu untuk tidak mengungkit kisah rumah tangga mereka yang sudah kandas sejak 2008.

“Sudah diwanti-wanti juga di Podcast Deddy Corbuzier, ‘awas jangan terus ungkit-ungkit’, ternyata diungkit lagi. Giliran ada TV di acara siraman, bikin drama lagi,” pungkasnya.

Singgung soal Drama, Ahmad Dhani: Siraman Al Gak Diliput TV Gak Ada Tangisan

Dhani menyoroti sikap Maia, yang dinilai kerap menciptakan drama. Drama yang dimaksud Dhani berkaitan dengan pidato Maia dalam prosesi sungkeman El. Dhani menyayangkan Maia masih membahas masa lalu dalam prosesi sakral itu.

“Setiap menikah kan selalu ada drama. Ya kan?,” ujarnya.

Dhani kemudian menyebutkan bahwa drama tersebut selalu terjadi dalam prosesi sakral yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi swasta. Dia kemudian mengungkit prosesi siraman Al yang berlangsung tanpa drama lantaran tak disiarkan oleh stasiun TV.

“Waktu siramannya Al, kan tidak diliput TV, enggak ada tuh nangis-nangisan. Waktu siramannya Al, waktu Al sungkem sama bundanya, enggak ada nangis-nangisan. Enggak ada pidato-pidato yang, speech yang mengundang masa lalu, itu enggak ada gitu,” tutur Dhani.

“Karena enggak ada TV. Giliran SCTV tayangin, keluar deh semuanya. Itu kan menjadi pertanyaan, kenapa waktu di sungkemannya Al tidak ada speech? Kenapa waktu sungkemannya El ada speech yang mengungkit-ungkit masa lalu?,” tambahnya.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.