BANJARMASIN — KALSELBABUSALAM.COM Direktur Utama Rumah Sakit Sultan Suriansyah, dr. H. Fajar Sukma Nan Agung, membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penipuan uang yang beredar di media sosial. Ia menegaskan tidak mengetahui perkara yang menyeret nama sosok bernama Dessy Emelia Saraswati tersebut.

Bantahan itu disampaikan Fajar menyusul unggahan akun TikTok Beritaterkini yang menarasikan Dessy terlibat dugaan penggelapan uang untuk biaya menginap atau check-in di sebuah hotel. Dalam unggahan tersebut, nama Fajar turut disebut sebagai pihak yang disebut-sebut mendukung tindakan tersebut.

Fajar menegaskan tudingan itu tidak memiliki kaitan dengan dirinya. Menurut dia, peristiwa yang kembali diangkat melalui media sosial tersebut terjadi sekitar empat tahun lalu, sedangkan dirinya baru menjabat sebagai Direktur Utama RS Sultan Suriansyah selama tujuh bulan.

“Ini kasus empat tahun lalu dan saya tidak tahu apa-apa. Saya baru tujuh bulan menjabat,” tegas Fajar saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (17/8/2026).

Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya pernah menyokong ataupun membiarkan tindakan sebagaimana yang dinarasikan dalam unggahan tersebut.

Menurut Fajar, keterkaitan namanya dengan perkara itu merupakan tudingan yang tidak berdasar. Ia meminta persoalan tersebut tidak serta-merta dikaitkan dengan dirinya hanya berdasarkan narasi yang beredar di media sosial.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, kebenaran materi unggahan akun TikTok Beritaterkini tersebut belum terverifikasi secara independen. Tidak terdapat informasi dalam bahan yang tersedia yang menunjukkan adanya pembuktian hukum terkait tudingan tersebut.

Karena informasi tersebut bermula dari klaim sepihak di media sosial, substansi perkara dan pihak-pihak yang disebut masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut.

Konfirmasi kepada seluruh pihak terkait diperlukan untuk memastikan duduk perkara sekaligus menghindari penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.