Banjarbaru KALSELBABUSALAM.COM

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel resmi menutup Program Rehabilitasi Sosial Penerima Manfaat Klien Anak dan Klien Remaja Angkatan IX Tahun 2026 yang dilaksanakan Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membentuk generasi muda yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Dinsos Kalsel, M. Farhanie, melalui Sekretaris Dinsos Kalsel, Wildan Akhyar, mengatakan program rehabilitasi sosial dirancang untuk memberikan perlindungan, pembinaan, serta penguatan kapasitas bagi anak dan remaja agar mampu menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Program rehabilitasi sosial ini merupakan upaya Pemprov Kalsel dalam memberikan perlindungan, pembinaan, serta penguatan kapasitas bagi anak dan remaja agar mampu menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Wildan di Banjarbaru, Kamis (25/6/2026).

Selama mengikuti program, para penerima manfaat memperoleh pembinaan keterampilan, pembentukan karakter, penguatan mental, serta penanaman nilai-nilai kehidupan sebagai bekal menghadapi masa depan. Menurut Wildan, keberhasilan menyelesaikan rehabilitasi menjadi bukti semangat, kedisiplinan, dan tekad para klien untuk memperbaiki kualitas hidup.

“Para klien telah menunjukkan bahwa dengan kemauan dan kerja keras, setiap tantangan dapat dihadapi. Jangan pernah merasa tidak mampu. Teruslah belajar, tetap semangat, dan berani bermimpi besar untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Ia menegaskan anak-anak dan remaja merupakan aset bangsa yang harus memperoleh kesempatan berkembang dan meraih cita-cita. Karena itu, hasil rehabilitasi diharapkan menjadi modal bagi para peserta untuk kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat dengan rasa percaya diri yang lebih kuat.

Wildan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program, mulai dari Dinas Sosial kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, tenaga profesional, pembina, pendamping, hingga jajaran PPRSAR Mulia Satria.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan komitmen seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini. Semoga upaya yang dilakukan bersama dapat memberikan manfaat besar bagi anak-anak dan remaja yang menjadi penerima layanan rehabilitasi sosial,” tuturnya.

Melalui program tersebut, Pemprov Kalsel berharap para lulusan rehabilitasi sosial mampu menjadi generasi yang mandiri, berakhlak baik, serta berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah(mckalsel/lnk).