
BANJARMASIN — KALSELBABUSALAM.COM-
Dampak musim kemarau panjang mulai mengancam ketersediaan air bersih warga di pinggiran Kota Banjarmasin. Menanggapi kondisi kritis yang dialami warga non-pelanggan PDAM akibat menyusutnya debit air sungai, Polsek Banjarmasin Selatan mengerahkan armada mobil tangki untuk mendistribusikan bantuan air bersih pada Kamis (27/8/2026).
Penyaluran pasokan air dipusatkan di tiga titik vital Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, yakni kawasan permukiman Jalan Kuin Kecil, Mantuil Raya Ujung, serta fasilitas pendidikan SDN Gunung Meranti di Jalan Mantuil Permai. Sebanyak tiga armada mobil tangki dikerahkan ke lokasi untuk memastikan krisis air bersih warga dan aktivitas belajar-mengajar di sekolah tidak terganggu.
Kedatangan bantuan ini disambut lega oleh warga dan para siswa. Pasokan air tersebut diproyeksikan mampu menopang kebutuhan domestik hingga beberapa hari ke depan, sehingga warga tidak perlu menguras kantong untuk membeli air eceran demi memenuhi kebutuhan harian.
Selain merespons keadaan darurat kekeringan, Kepolisian juga mendorong solusi jangka panjang. Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Cristugus Lirens mengimbau masyarakat untuk aktif melakukan mitigasi mandiri melalui pembuatan lubang biopori dan sumur resapan guna menjaga dan mengamankan cadangan air tanah.
Melalui langkah tanggap darurat ini, pihak kepolisian berharap sinergi penyediaan air bersih di wilayah terdampak dapat terus diperkuat, sekaligus memicu kepedulian dari elemen masyarakat dan pihak terkait lainnya untuk bahu-membahu menanggulangi dampak kekeringan di Banjarmasin.



