KALSELBABUSALAM.COM
Tanah Bumbu – Polres Tanah Bumbu kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas kejahatan. Dalam konferensi pers di Pendopo Gajah Mada pada Selasa (11/2/2025), polisi mengungkap tiga kasus kriminal besar yang menghebohkan warga. Kasus-kasus tersebut melibatkan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pembobolan rekening, dan yang paling mencengangkan—pembobolan mesin ATM!

Kapolres Tanah Bumbu AKBP Arief Prasetya, melalui Kasat Reskrim AKP Agung Kurnia Putra, memaparkan keberhasilan timnya dalam membekuk para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Kasus pertama yang berhasil diungkap adalah pencurian kendaraan bermotor di Jalan Transmigrasi, Desa Sukadamai, Kecamatan Mantewe. Polisi berhasil menangkap tiga tersangka yang diduga merupakan bagian dari sindikat curanmor: Perima alias Rima alias Cibul, Arbani, dan Igik alias Ancan – Saidy.

Berkat penyelidikan intensif, ketiga pelaku akhirnya diringkus setelah korban melaporkan kehilangan kendaraan dengan kerugian mencapai Rp34 juta! Kini, mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Tak hanya curanmor, polisi juga menerima laporan pembobolan rekening yang terjadi pada Senin, 28 Oktober 2024 di Jalan Borneo, Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat. Korban, Agim Firnanda Syam, kehilangan dana dalam jumlah besar akibat aksi licik pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan.

“Kami masih menelusuri modus yang digunakan serta kemungkinan adanya jaringan lebih besar di balik kejahatan ini,” ujar AKP Agung.

Kasus yang paling menyita perhatian adalah aksi nekat dua pria yang berusaha membobol mesin ATM milik Bank Kalsel di Jalan Transmigrasi, Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang. Kejahatan ini terjadi pada Sabtu, 1 Februari 2025, pukul 02.45 WITA—saat suasana masih sepi dan gelap.

Dua tersangka, Sandy bin Suriansyah dan Misran alias Utuh bin Ujang, berhasil menggasak uang sebesar Rp32 juta sebelum akhirnya diringkus aparat kepolisian.

“Tersangka sudah kami amankan, dan kami akan mendalami apakah ada keterlibatan pihak lain dalam aksi ini,” kata AKP Agung.

Menutup konferensi pers, Polres Tanah Bumbu mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan segera melaporkan tindak kejahatan di lingkungan masing-masing. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa aparat kepolisian siap siaga menjaga keamanan wilayah Tanah Bumbu.

Warga diharapkan lebih berhati-hati, terutama dalam menjaga kendaraan, rekening pribadi, serta meningkatkan keamanan di sekitar ATM untuk menghindari kejadian serupa. Polisi memastikan, tak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Tanah Bumbu!.(Ainah)

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.